Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KADIV Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengonfirmasi bahwa Tim Siber Bareskrim Polri menjadi bagian dalam tim terpadu atau tim khusus bentukan Presiden Joko Widodo guna menangani serangan hacker Bjorka
"Tim siber bareskrim sudah masuk tim terpadu," kata Dedi saat dihubungi (13/9).
Namun, jelas Dedi, sampai saat ini masih menunggu perkembangan terbaru perihal keikutsertaan Tim Siber Bareskrim Polri dalam tim terpadu dalam menangani serangan siber.
"Nunggu update dari siber (Bareskrim Polri)," sambung Dedi.
Diketahui sebelumnya, hacker yang mengatasnamankan dirinya sebagai Bjorka telah melakukan peretasan terhadap beberapa data pejabat publik.
Adapun beberapa pejabat yang diserang oleh Bjorka salah satunya ialah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri Komunikasi dan Informatika Johny Gerald Plate, Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan. (OL-13)
Baca Juga: Ini Sederet Aksi yang Dilakukan Hacker Bjorka
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tak lazim dengan merekrut peretas dalam negeri untuk memperkuat sistem Coretax.
"Sekarang keamanan Cortex sudah bagus sekali. Dulu saya bilang, cyber security-nya 30 dari 100, sekarang sudah 95+. Kalau nilai sudah A+ security-nya."
Nama “Bjorka” selama dua tahun terakhir identik dengan sosok misterius berkemampuan tinggi di dunia maya. Namun, penangkapan WFT, 22, oleh Polda Metro Jaya justru memperlihatkan kontras: pemuda pengangguran, tidak lulus SMK, dan belajar IT secara otodidak.
Polisi mengusut dugaan WFT, 22 dengan akun X bernama @bjorka dan @bjorkanesia terkait dengan kebocoran data pejabat pemerintah
Polisi menangkap pria WFT, 22, asal Kakas Barat, Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) yang mengaku sebagai hacker ‘Bjorka’
Polisi menangkap seorang pemuda asal Kakas Barat, Minahasa, Sulawesi Utara, berinisial WFT, 22. Ia ditangkap karena melakukan akses ilegal dan mengaku sebagai Bjorka
Ia menyebut, kebocoran data pribadi warga yang berulang di berbagai platform digital menunjukkan lemahnya perlindungan negara terhadap hak privasi masyarakat.
Polisi mengusut dugaan WFT, 22 dengan akun X bernama @bjorka dan @bjorkanesia terkait dengan kebocoran data pejabat pemerintah
Polisi menangkap pria WFT, 22, asal Kakas Barat, Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) yang mengaku sebagai hacker ‘Bjorka’
Polisi menangkap seorang pemuda asal Kakas Barat, Minahasa, Sulawesi Utara, berinisial WFT, 22. Ia ditangkap karena melakukan akses ilegal dan mengaku sebagai Bjorka
Liburan sekolah telah tiba, dan tak ada yang lebih menyenangkan daripada melihat anak-anak menikmati waktu bebas mereka dengan penuh keceriaan.
Salah satu solusi yang mungkin adalah membentuk pasukan keamanan siber khusus di dalam kementerian, yang bertugas melindungi wilayah digital dan data pribadi negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved