Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL survei terkini Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo meningkat sebesar 72,3 persen. Sedangkan 23,0 persen publik merasa tidak puas, 2,9 tidak puas sama sekali dengan kinerja presiden, lalu 1,8 tidak tahu/ tidak jawab.
Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengatakan, angka kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi mengalami peningkatan dari bulan sebelumnya.
Terlihat dari catatan LSI pada Februari 2022 angka kepuasan publik berada di 65,9 persen dan Mei 67,5 persen.
"Pada menjelang akhir Agustus 2022 ini yang menilai, yang menyatakan puas atas kinerja Presiden sekitar 72 persen," kata Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan dalam akun You Tube official LSI.
Menurut dia terdapat beberapa faktor yang menyebabkan angka kepuasan publik terus mengalami kenaikan. Kondisi tersebut tentunya akan selaras dengan hasil positif yang akan didapatkan dari para responden.
Faktor kunci meningkatnya tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi yakni terkait dengan beberapa pencapaian. Mulai dari sektor penegakan hukum sampai pemberantasan korupsi.
"Jika dihubungkan tingkat kepuasan masyarakat dengan kinerja presiden dengan evaluasi umum masyarakat terhadap penegakkan hukum dan pemberantasan korupsi maka ini tampak ada hubungan yang positif," ujar Djayadi.
Diketahui survei ini dilakukan pada 13-21 Agustus 2022 dengan multistage random sampling terhadap 1.200 responden, yaitu warga Indonesia yang memiliki hak pilih dalam pemilu. Wawancara dilakukan secara tatap muka, dengan margin of error sekitar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Ant/OL-8)
Data survei juga mengungkap fakta menarik bahwa penolakan ini tidak terkonsentrasi pada satu kelompok demografi atau politik tertentu
Peneliti Core Indonesia, Eliza Mardian, menyarankan agar pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) demi melindungi konsumen akhir.
Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) per Juli 2025 menunjukkan bahwa pertumbuhan tabungan masyarakat dengan nominal di bawah Rp100 juta hanya mencapai 4,76% (yoy).
Hasil survei nasional ungkap tantangan dan rumuskan arah kebijakan baru.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
Berdasarkan survei, mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Polri dan berharap dapat menjadi simbol supremasi sipil.
Kondisi perekonomian dan persaingan industri yang kurang kondusif sepanjang tahun 2025 menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kinerja.
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) mencatatkan kinerja positif. Hingga November 2025, nilai penjualan produk yang dihasilkan mencapai Rp3,56 triliun lebih.
Kebijakan GSH merupakan langkah elegan sekaligus apresiasi kepada karyawan.
Transformasi dan kinerja positif tidak terlepas dari dukungan Danantara selaku pemegang saham seri B.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan akan terus berusaha agar umat semakin dekat dengan ajaran agamanya.
Keberhasilan menyelamatkan aset negara sebesar Rp1,6 triliun menjadi catatan penting dalam pengawasan di sektor perekonomian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved