Minggu 28 Agustus 2022, 10:33 WIB

KPU Usul Pilkada 2024 Maju, Bawaslu: Tambah Beban Penyelenggara

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
KPU Usul Pilkada 2024 Maju, Bawaslu: Tambah Beban Penyelenggara

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja.

 

BADAN Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI akhirnya buka suara terkait adanya usulan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang ingin memajukan Pilkada 2024. 

Diketahui, KPU menilai Pilkada 2024 lebih baik digelar pada September. Padahal, jadwal yang sudah disetujui pemerintah ialah pada November.

Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja menerangkan jika Pilkada dimajukan, pihak penyelenggara bakal mengalami kendala atau kesulitan lantaran tahapan pemilu yang menjadi padat. 

Bagja memperkirakan di sekitar bulan Mei 2024, Bawaslu dan KPU bakal disibukkan dengan adanya sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). 

Baca juga: Bawaslu Temukan Beberapa Data Parpol Tak Sinkron

"Apalagi sampai September. Tapi itu tergantung dari hasil pembicaraan antara KPU pemerintah dan juga DPR," terang Bagja, Minggu (28/8). 

"Belum lagi, kata Bagja, setelah tahapan  kampanye bakal riuh sengketa pencalonan kepala daerah yang jumlahnya tak sedikit.

"Tapi kami tergantung saja dan tidak ada masalah mau September mau November. Ya silahkan yang jelas adalah beban penyelenggara maka akan semakin bertumpuk," tambahnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Hasyim Asy'ari mengungkap beberapa alasan yang menjadi dasar pencoblosan Pilkada 2024 harus digelar pada September. 

Ia menerangkan apabila waktu pencoblosan digelar pada November maka pelantikan kepala daerah yang terpilih tidak dapat serentak. 

Sejauh ini, kata serentak, lanjut Hasyim, hanya dapat terwujud saat pencoblosannya saja.  

"Padahal dalam UU Pilkada ada, keserentakannya adalah bersama-bersama dengan pelantikan pejabat yang masa jabatannya paling akhir. Ini kayanya susah dipenuhi," kata Hasyim di dalam diskusi virtual, Kamis, 25 Agustus 2022. (Ykb/OL-09)

Baca Juga

Ist/DPR

Ketua Komisi I DPR RI Minta Aparat Usut Kasus Peretasan Awak Redaksi Narasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 12:09 WIB
Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid meminta aparat penegak hukum untuk mengusut kasus peretasan terhadap awak redaksi...
dok.ant

Berkas Dinyatakan Lengkap, Kasus Roy Suryo Segera Disidangkan

👤Rahmatul Fajri 🕔Kamis 29 September 2022, 10:46 WIB
KEJAKSAAN Tinggi DKI Jakarta menyatakan berkas perkara kasus dugaan penistaan agama yang menjerat eks Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo...
MI/Susanto

Putri Candrawathi akan Jalani Wajib Lapor Besok, Apakah akan Ditahan?

👤Siti Yona Hukmana 🕔Kamis 29 September 2022, 10:41 WIB
Putri Candrawathi bisa saja ditahan saat wajib lapor pada Jumat (29/9) atau Senin (3/10). Pasalnya, Putri akan diserahkan ke...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya