Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
BESARNYA basis suara yang dimiliki Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Muhammadiyah merupakan magnet tersendiri bagi partai politik (parpol). Sebagai dua organisasi Islam utama yang ada di Indonesia, NU dan Muhammadiyah memiliki pengaruh yang besar untuk membantu parpol memenangi kontestasi Pemilu 2024 mendatang.
"Karena jumlah massa yang besar, kita tau ormas (organaisasai masyarakat) seperti NU dan Muhammadiyah selalu jadi rebutan parpol dalam pemilu. Banyak kandidat calon presiden (capres) calon wakil presiden (cawapres) dan ketua umum partai mendatangai keduanya terkait dukungan," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, di Jakarta, Sabtu (6/8).
Baca juga: Kasus Pembunuhan Brigadir J, Empat Polisi Dijaga Ketat di Patsus Provost
Ujang menuturkan sejatinya NU dan Muhammadiyah perlu bebas dari pengaruh politik praktis. Keterlibatan NU dan Muhammadiyah dalam kegiatan politik praktis dapat mengaburkan tujuan mereka sebagai ormas keagamaan. Ormas keagamaan hanya akan cenderung menjadi alat untuk meraih kekuasaan.
"Tidak akan kritis lagi, hanya jadi alat kekausaan. Jika demkiian rakyat akan berharap kepada siapa lagi," ujarnya.
Ujang melanjutkan, dalam berkampanye kandidat capres hingga parpol tidak boleh mengidentikan diri dengan atribut NU dan Muhammadiyah. Hal tersebut sesuai dengan komitmen yang disampaikan oleh Ketua NU Yahya Cholil Staquf yang berharap tidak ada pihak yang memperalat lembaganya untuk memenangkan pemilu.
"Ucapan Gus Yahya itu harus konsisten. Harus dilaksanakan di lapangan yang pada faktanya selalu cair dalam menggunakan atribut apapun termasuk PBNU dan Muhammadiyah," ungkapnya.
Menurut Ujang, komitmen Ketua NU Gus Yahya untuk menjauhkan praktik politik praktis dalam lembaganya merupakan arah baru yang positif. Selama ini NU kerap dibayang-bayangi oleh pengaruh politik praktis yang sayangnya mendapat dukungan dari kepemimpinan NU sebelumnya.
"Soal kekuatan NU dan Muhammadiyah tentu sangat kuat. Selalu jadi rebutan dalam setiap pemilu. Oleh karena itu sebenarnya kalau di rayu di goda di tarik-tarik tergantung pengurus NU itu sendiri. Kalau kuat tidak masuk rayuan politik tidak terlibat politik ya bisa. Tapi kalau ikut main politik dan tidak tentu ini yang bahaya," ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua Umum NU Yahya Cholil Staquf meminta kontestan Pemilu 2024 tidak menggunakan identitas sebagai senjata untuk meraih kemenangan, termasuk identitas NU. Hal ini disampaikan Yahya di acara 10 Tahun Forum Pemred di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (5/8) kemarin.
"Sebuntu apapun para kontestan ini di dalam menonjolkan atau di dalam menghadapi kompetisi yang ada, kita mohon betul supaya jangan menggunakan identitas sebagai senjata, apakah itu identitas etnikn identitas agama, termasuk identitas NU," kata Yahya. (OL-6)
Ketidakhadiran sejumlah tokoh penting dalam puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) 100 Tahun Masehi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Istora Senayan.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menilai keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace yang diinisiasi Amerika Serikat sebagai langkah tepat.
PBNU menerima permohonan maaf Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf, atas kelalaian dan ketidakcermatan dalam mengundang narasumber AKN-NU.
Masalah dalam kasus korupsi ini adalah karena adanya pembagian kuota yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.
KPK menegaskan adanya aliran dana dugaan rasuah dalam penyelenggaraan dan pembagian kuota haji ke Ketua Bidang Ekonomi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Aizzudin (AIZ).
KETUA Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulul Abshar Abdalla menyoroti pentingnya humor dalam kehidupan bermasyarakat. Ia turut menyayangkan soal laporan terhadap Komika Pandji Pragiwaksono
BANK Syariah Indonesia mempermudah layanan pembayaran iuran 16 juta anggota Muhammadiyah yang saat ini bisa diakses melalui superapps BYOND by BSI.
DIKSI ‘kesalehan digital’ pertama kali secara resmi dirumuskan dalam Muktamar Ke-48 Muhammadiyah pada November 2022 di Surakarta, Jawa Tengah.
UNTUK kesekian kalinya, Republik Islam Iran tidak ciut nyali menghadapi gertakan negara-negara Barat, terutama Amerika.
KETUA PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, sangat menyesalkan adanya acara menyanyi dan berjoget seusai acara peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan pelapor adalah bagian dari Aliansi Pemuda NU dan Aliansi Pemuda Muhammadiyah.
KETUA Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulul Abshar Abdalla menyoroti pentingnya humor dalam kehidupan bermasyarakat. Ia turut menyayangkan soal laporan terhadap Komika Pandji Pragiwaksono
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved