Rabu 03 Agustus 2022, 19:46 WIB

Mahfud Pastikan Kasus Ferdy Sambo Segera ada Tersangka

Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum
Mahfud Pastikan Kasus Ferdy Sambo Segera ada Tersangka

MI/ Susanto
Menko Polhukam Mahfud MD

 

MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyebut proses pengungkapkan kasus penembakan Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat berjalan dengan baik. Saat ini, kepolisian tinggal mendalami bukti-bukti dan kesaksian untuk menetapkan tersangka.

"Prosesnya masih jalan dan semua on the track. Tinggal menuju ke tersangkanya, menuju ke-TKP-nya," ujar Mahfud di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (3/8).

Ia meminta aparat penegak hukum bisa melakukan pemeriksaan secara cermat. Pemerintah pun tidak memberikan target waktu untuk menyelesaikan kasus tersebut. "Tidak ada target waktu," tandasnya.

Sehari sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa kasus penembakan terhadap Brigadir Yosua harus dibuka dan diungkap sejujur-jujurnya.

Serapi apapun insiden tersebut disembunyikan, pada akhirnya kenyataan sebenarnya pasti akan terungkap.

"Presiden minta ini dibuka dengan sejujur-jujurnya. Kalau ada yang tersembunyi atau disembunyikan, kalau ada upaya seperti itu, nanti pasti akan terlihat juga," ucap Mahfud.

Di sisi lain, ia menilai penembakan tersebut bukan kasus kriminal biasa. Menurut dia, kasus tewasnya Brigadir J memiliki dua aspek psikologis sehingga penanganan tidak semudah kasus kriminal biasa.
 
"Karena ada psiko hirarksl, ada juga psiko politis-nya, jadi kalau seperti itu secara teknis penyidikan itu sebenarnya katanya gampang. Apa namanya, bahkan para purnawirawan dulu kalau kayak gitu gampang pak, itu kan tempatnya jelas ini kita sudah tahu lah, tapi saya katakan, oke jangan berpendapat dulu, biar Polri memroses. Bahwa itu mah gampang tingkat Polsek aja bisa, tetapi ini ada tadi psiko hirarkis dan psiko politis dan macam-macam," papar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.
 
Dia pun mengapresiasi langkah Polri, dimana kasus tersebut sudah mengalami kemajuan. Bahkan, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo merespon ketidakpuasan publik terhadap kasus tersebut.

"Rakyat tidak puas lagi, 'Pak, itu harus dinonaktifkan. Kalau dia masih aktif di situ, nanti penyelidikannya bisa ndak objektif, bisa terpengaruh'. Oke dinonaktifkan Sambo, pokoknya ada tiga lah (perwira dinonaktifkan). Kan sudah responsif Kapolri," ujar Mahfud.
 
Kapolri juga telah memenuhi permintaan agar jenazah Brigadir J di autopsi ulang. Bahkan, autopsi ulang itu melibatkan pihak lain di luar kepolisian. Karenanya, Mahfud menilai kinerja Kapolri sudah baik dalam kasus kematian Brigadir J. "Apa kurang bagus? Kan sudah bagus tuh," pungkasnya. (Ant/OL-8)

Baca Juga

Antara/Wahdi Setiawan

Brigadir RR, Tersangka Baru dalam Kasus Tewasnya Brigadir J

👤Khoerun Nadif Rahmat 🕔Senin 08 Agustus 2022, 10:16 WIB
Brigadir RR alias Ricky Rizal saat ini sudah ditahan oleh pihak kepolisian di Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta...
Ist

Emak-Emak dan Milenial Jateng Dukung Ganjar dan Sandiaga Uno di Pilpres 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 09:30 WIB
Ratusan emak-emak dan generasi milenial di Jawa Tengah menyatakan dukungan terhadap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk maju sebagai...
MI/BAYU ANGGORO

Golkar Jawa Barat Bebaskan Airlangga Pilih Pasangan dalam Pilpres 2024

👤Bayu Anggoro 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 22:40 WIB
Sejumlah pihak mengusulkan Airlangga berpasangan dengan Anies Baswedan atau Ridwan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya