Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
PROSES penyidikan kasus kematian Brigadir Nofryansah Yosua dinilai rawan konflik kepentingan. Sebab, baik penyelidik maupun penyidik perkara tersebut berasal dari institusi Kepolisian. Hal ini tidak terlepas dari kewenangan mutlak polisi dalam proses penyidikan yang tertuang dalam hukum acara.
Untuk itu, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan meminta Presiden maupun DPR menjadikan kasus Brigadir Yosua sebagai catatan perlunya mekanisme pemeriksaan yang akuntabel, efektif, dan terbuka bagi aparat Polri yang melanggar. Ini bisa dilakukan dengan mekanisme khusus atau pemberian kewenangan lembaga eksternal independen untuk menyidik perkara tersebut.
"Harus ada pihak-pihak (eksternal Polri) yang masuk. Konsep hukum acara pidana kita tidak memungkinkan hal itu terjadi," kata Direktur Eksekutif Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) Erasmus Napitupulu dalam konferensi pers bertajuk Berkaca Kasus Polisi Tembak Polisi: Momentum Perbaikan Institusi Polri di Jakarta, Kamis (28/7).
Menurut Erasmus, keterlibatan Komnas HAM maupun Kompolnas dalam pengusutan kasus kematian Brigadir Yosua lebih disebabkan karena Polri yang membuka diri. Dengan kata lain, keterlibatan itu tidak didasarkan pada kewenangan yang melekat pada dua lembaga tersebut.
"Jadi kita perlu sepertinya mewacanakan ada mekanisme di negara ini yang memastikan bahwa ada lembaga negara atau mekanisme yang sifatnya independen," jelasnya.
Baca juga: Masyarakat Sipil Desak Perbaikan di Polri Pascakasus Brigadir J
Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Bidang Hukum dan Monitoring Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW) Lalola Easter juga mengutarakan hal senada. Lalola menyitir kasus lain yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan sebelumnya, yakni perkara korupsi yang melibatkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari.
Diketahui, penyidikan perkara tersebut ditangani sendiri oleh jajaran Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus). Padahal, saat itu pihaknya mendesak agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa menyupervisi perkara yang menjerat Pinangki.
"Ketika ada penanganan perkara yang melibatkan korsanya sendiri, harus ada pihak independen yang harus dilibatkan," tukas Lalola.(OL-5)
RENCANA pengendalian bersama Selat Hormuz oleh Amerika Serikat dan Iran menjadi dinamika baru yang berpotensi mengubah peta kekuatan di Timur Tengah, di tengah konflik
PRESIDEN Prabowo Subianto mengatakan konflik yang terjadi di sejumlah kawasan dunia menunjukkan situasi internasional berada dalam kondisi rawan.
Kasus ini bermula dari rapuhnya harmonisasi komunikasi di ruang digital
Partai Gema Bangsa mengutuk tanpa kompromi setiap tindakan agresi militer dan pelanggaran kedaulatan negara yang memicu eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Sugiono mengatakan dirinya telah menginstruksikan Duta Besar RI untuk Iran di Teheran agar menyiapkan berbagai opsi jika sewaktu-waktu evakuasi perlu dilakukan.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved