Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPUTUSAN Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Ukraina dan Rusia dinilai sebagai sebuah langkah yang tepat. Langkah yang diakui mampu menciptakan perdamaian antarnegara di dunia.
Demikian diungkapkan pakar sejarah Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Rojil Nugroho Bayu Aji saat Seminar Nasional bertajuk Pertahanan dan Politik Bebas Aktif Mengulas Strategi dan Kontribusi Pemerintahan Jokowi Menghadapi Gejolak Politik Dunia di Unesa.
Dia menyampaikan kepemimpinan Jokowi begitu berperan dalam menjaga kedaulatan dan perdamaian dunia. Salah satunya, menurut Rojil dengan melalui kebijakan politik bebas aktif yang dijalankan presiden sekarang.
"Karena itu tepat sekali ketika pemerintah Indonesia Presiden Jokowi itu ingin kemudian mempertemukan dan mendamaikan mereka karena itu sesuai dengan amanat UUD," ujar Rojil, Jumat (1/7).
Menurut dia politik bebas aktif yang diperankan Jokowi saat ini telah sesuai ketentuan dari amanat UUD 1945. Itu artinya, tutur dia, Jokowi telah menjalankan kebijakan politik bebas aktif sesuai dengan aturan yang ada di dalam konstitusi.
"Amanat itu menjadi poin penting bagi pemerintah terutama Indonesia. Terutama era Presiden Jokowi dalam perdamaian dunia," jelas Rojil.
Dia menuturkan konflik antara Rusia dan Ukraina menghadirkan dampak negatif terhadap situasi perpolitikan di dunia. Salah satunya, lanjut dia, turut juga dirasakan langsung oleh Indonesia.
Karena sejatinya, tambah dia, setiap negara yang tengah berada dalam situasi konflik pasti memerlukan dukungan baik moril maupun materil. Dengan tujuan untuk dapat memperkuat kuat barisan pertahanan demi mencapai kemenangan.
"Ketika ada konflik Ukraina dengan Rusia ini kan kemudian di antara pihak yang berkonflik ini kan mencari dukungan ke mana-mana. Dan kemudian saling menguatkan line sekutu," pungkasnya.
Sebelumnya Presiden Jokowi menyatakan siap menjadi jembatan komunikasi antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin agar kedua pihak mencapai perdamaian.
“Saya telah menyampaikan pesan Presiden Zelenskyy untuk Presiden Putin dan saya sampaikan kesiapan saya untuk menjadi jembatan komunikasi antara pemimpin tersebut,” kata Presiden Jokowi dalam konferensi pers bersama Presiden Putin di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Kamis waktu setempat.
Presiden Jokowi mengatakan meskipun situasi saat ini masih sangat sulit, upaya penyelesaian damai penting untuk terus dikedepankan dan ruang-ruang dialog diupayakan dapat terus dibuka.
Dalam pertemuan kedua pemimpin itu, Jokowi juga menekankan isu perdamaian dan kemanusiaan selalu menjadi prioritas politik luar negeri Indonesia. UUD 1945 mengamanatkan Indonesia selalu berusaha berkontribusi bagi terciptanya perdamaian dunia.
“Dalam konteks inilah, saya melakukan kunjungan ke Kiev dan Moskow,” pungkasnya. (Ant/OL-8)
SEBUAH penemuan luar biasa datang dari tim peneliti Rusia yang berhasil menghidupkan kembali tanaman berbunga asal Siberia, Silene stenophylla, dari biji yang telah terkubur 32 ribu tahun.
Rosatom mengatakan telah mengevakuasi hampir 100 orang dari Iran.
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved