Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko menekankan pentingnya seluruh elemen masyarakat memiliki kepedulian dan komitmen kuat untuk menjaga bangsa.
Upaya tersebut bisa dilakukan dengan memperkuat dan membumikan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara. Terlebih, saat Indonesia menghadapi berbagai tantangan seperti saat ini.
"Kondisi saat ini sangat dinamis. Mulai dari ekonomi, politik, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. Benteng terkuat kita adalah Pancasila. Ini yang harus kita jaga," ujar Moeldoko melalui keterangan resmi, Selasa (14/6).
Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya para tokoh lintas agama, untuk sama-sama menjaga soliditas nasional.
"Dengan gotong royong, apapun tantangannya, kita bisa selesaikan semua. Jadi soliditas nasional jangan pernah kendor," tuturnya.
Baca juga: Moeldoko: Sorgum Punya Potensi Besar
Sebelumnya, dalam forum silaturahmi kebangsaan yang digelar sebuah organisasi masyarakat lintas agama, Gerakan Perjuangan Masyarakat Pluralisme (GPMP), Senin (13/6), Moeldoko diberi gelar kehormatan sebagai Bapak Perawat dan Pengawal Pluralisme.
Ketua Umum GPMP Andreas Benaya Rehiary mengungkapkan Moeldoko dinilai telah mengimplementaskkan sikap pluralitas, yakni menerima keberagaman. Ia mencontohkan kehadiran Moeldoko dalam berbagai perayaan keagamaan.
"Saat Natal kemarin, kami tidak mengundang pak Moeldoko tapi beliau tiba-tiba datang. Ini menunjukkan bahwa beliau menghormati keberagaman dan bisa melanjutkan perjuangan Gus Dur soal pluralisme," ujar Andreas.(OL-5)
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela menandai kembalinya praktik unilateralisme secara terang-terangan dalam politik internasional. T
Tanpa Pancasila sebagai bingkai, demokrasi lokal hanya akan sibuk merayakan prosedur, tetapi gagal menghadirkan keadilan.
Jika Generasi Z Indonesia mengadopsi Pancasila sebagai filter etika AI, kita tak hanya selamat dari distopia teknologi, tapi juga membangun Nusantara digital yang berkeadilan.
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memperingati Hari Ibu Tahun 2025 melalui kegiatan lokakarya tematik bertema Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045
Simak penjelasan lengkap mengenai macam-macam ideologi di dunia, mulai dari Liberalisme, Komunisme, hingga Pancasila, serta karakteristik utamanya.
Pengalaman menjadi korban perundungan dapat menimbulkan rasa dendam, penolakan sosial, dan kehilangan makna diri, yang dapat membuat remaja lebih rentan terhadap pengaruh ideologi ekstrem.
BPIP bukan sekadar simbol pembinaan ideologi, tetapi menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila.
Dalam konteks geopolitik modern, konsep proxy war atau perang perwakilan memiliki peran penting dalam memahami dinamika kekuatan global
Semua komponen bangsa harus bahu membahu menciptakan rasa aman sebagaimana arahan Presiden RI.
Dengan politik jalan tengah itu, Bivitri mengatakan program-program yang ditawarkan partai politik sekadar gimik belaka, bukan program yang berkarakter ideologi kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved