Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP 1 Juni, masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila.
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menyebut bahwa Pancasila sesungguhnya ideologi dasar dan menjadi pegangan kita sejak merdeka. "Dalam perjalanannya banyak sekali ujian, dinamika, termasuk di dalamnya yang mencoba mengganti Pancasila menjadi bukan ideologi untuk negara kita," tutur Lestari saat menjadi pembicara dalam forum diskusi Denpasar 12 tergugah untuk membuat diskusi publik dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila, Rabu (1/6).
Menurutnya, Pancasila tetap ada dan tak terpisahkan dari denyut nadi kita sebagai bangsa bernegara. Lestari mengatakan jika kita kembali pada sejarah Indonesia, Indonesia hadir karena ada kesepakatan dan keinginan dari berbeda-beda orang, suku, dan wilayah.
Bahkan, warga di wilayah Indonesia, yang pada waktu itu masih belum merdeka, berjuang bersama untuk membuat Indnesia merdeka. "Para founding father-lah yang merumuskan dasar Pancasila," tegas Lestari. "Pancasila ialah fondasi untuk manusia. Untuk membangun manusia, untuk sebuah bangsa dibutuhkan nilai-nilai lintas zaman. Pancasila menjadi ideologi yang bisa mempersatukan kita dan bisa memenuhi nilai-nilai perlintasan dari zaman," tambahnya.
Baca juga: Presiden Dianugerahi Gelar Adat Mosalaki Ulu Beu Eko Bewa
Lestari membeberkan ketika dunia tengah bergejolak, Pancasila tetap mampu menjadi tameng Tanah Air. Dari survei yang dilakukan Denpasar 12 saat awal pandemi, terdapat nilai-nilai Pancasila yakni gotong-royong dan persatuan menjadi pegangan mayoritas masyarakat Indonesia untuk menghadapi krisis yang terjadi. "Pancasila sebagai filosofi yang memiliki berkelanjutan. Perubahan tidak akan mampu mengubah kedudukannya sebagai ideologi dasar," paparnya.
Untuk diketahui, Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016. Sejarah Hari Lahir Pancasila bermula dari pidato Presiden Soekarno dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan, 1 Juni 1945. Kala itu, Soekarno pertama kali menyampaikan konsep awal Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia. Pada tahun ini, Hari Lahir Pancasila diperingati dengan mengusung tema Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia. (OL-14)
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
HAMPIR dipastikan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu atau UU Omnibuslaw Politik akan disahkan pada 2026 ini mengingat tahapan Pemilu 2029 harus sudah dimulai menjelang akhir 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
Simak 11 butir sila kelima Pancasila dan contoh pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari, ekonomi, dan dunia digital di tahun 2026.
Pelajari 10 butir sila keempat Pancasila beserta contoh pengamalannya di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat secara lengkap dan terbaru.
Pelajari 7 butir Sila Ketiga Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 serta contoh pengamalan nyata untuk menjaga persatuan Indonesia di tahun 2026.
Pahami 10 butir Sila Kedua Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 dan cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari serta dunia digital tahun 2026.
Pelajari 7 butir Sila Pertama Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 serta contoh pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari dan dunia digital.
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved