Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Mathla'ul Anwar (MA) Haji Embay Mulya Syarief membantah dirinya memberikan dukungan kepada Sandiaga Uno menjadi presiden 2024 dalam Ijtima Ulama Banten, yang digelar di Kota Serang, beberapa waktu lalu.
Haji Embay mengaku datang ke acara tersebut karena diundang untuk memberikan tausyiah dan dirinya terang-terangan telah meminta kepada yang mengundang dirinya agar tidak ada deklarasi dukungan kepada siapa pun dalam acara tersebut.
"Saya itu kan diundang hanya untuk memberi tausiyah. Yang datang ke sini ngundang saya, waktu nganterin undangan, saya bilang jangan ada deklarasi-deklarasian. Saya bilang masih jauh. Dan yang didukung itu kan kalau sudah definitif menjadi calon yang sudah ditetapkan KPU (Komisi Pemilihan Umum). Ternyata ada acara (deklarasi) itu. Saya juga kan gak sampai selesai. Habis ngasih tausiyah ya saya pulang," ujar Haji Embay Mulya Syarief saat dihubungi, Kamis (26/5).
Baca juga: Jawara Sumedang Dukung Sandiaga Jadi Presiden
Embay mengungkapkan dirinya datang hanya untuk memberikan tausyiah. Dan yang disampaikan dalam tausyiah ia mengajak agar menciptakan Pilpres 2024 teduh, sejuk, dan aman.
"Sekarang ini yang mau didukung siapa gitu, loh? Calonnya juga belum ada. Kan itu mereka sedang sosialisasi, ya silahkan saja sosialisasikan. Diundang untuk memberikan tausiyah, dalam video saya juga begitu. Ini kan dalam rangka Pilpres 2024, jangan sampai seperti 2019 nanti panas. Kita bikin Pilpres 2024 itu teduh sejuk aman, saya bilang begitu (dalam tausyiah)," ungkapnya.
Menanggapi ramainya pemberitaan dirinya mendukung Sandiaga Uno, dirinya dengan tegas mengatakan tidak pernah memberikan dukungan dalam acara tersebut.
"Itu kan yang buat opini (pihak) media, bukan saya. Ya saya ga ngerasa dukung siapa dukung siapa. Saya diundang untuk ngasi tausyiah. Dan tausiyah itu kan memang kewajiban saya untuk memberikan pemahaman agar pilpres itu jangan sampai ribut kaya gitu," katanya.
Haji Embay menegaskan MA tidak berpolitik praktis dan dirinya tidak terlibat dalam aksi dukung mendukung, apa lagi MA sebagai organisasi.
"MA tidak boleh berpolitik praktis, tidak berpihak kepada siapapun kalau MA-nya. Kalo pribadi kan punya hak politik (individual) ya silahkan masing-masing. Ya tidak adalah dukung mendukung itu, tidak ada kalo saya pribadi, apa lagi MA. Memang di sana ada kader MA yang ikut jadi panitia, Ketua Gema, Ketua Generasi Muda Mathla'ul Anwar, itu hak politik dia kan," pungkasnya. (RO/OL-1)
Dalam penyusunan Peraturan KPU (PKPU), termasuk aturan soal keterwakilan 30% perempuan dalam pencalonan legislatif dan syarat pencalonan mantan narapidana.
PENYELENGGARAAN Pemilu 2024 menuai sorotan, kali ini bukan hanya soal teknis kepemiluan, melainkan juga persoalan etika dan gaya hidup mewah para komisioner KPU.
KONTESTASI Pemilu 2024 meninggalkan catatan kelam, khususnya dalam penyelenggaraan pemilu di luar negeri, mulai dari tahap prapemungutan suara, pemungutan, hingga pascapemungutan.
Mantan Wapres AS Kamala Haris mengkritik Joe Biden dalam memoarnya. Ia menyebut keputusan Biden mencalonkan diri pada Pemilu 2024 sebagai tindakan nekat.
KPU RI melakukan kontrak dengan broker Alfalima Cakrawala Indonesia untuk penyewaan private jet.
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bawa penyewaan pesawat jet saat pelaksanaan Pemilu 2024 dilakukan sebagai langkah operasional strategis dalam situasi luar biasa.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE FOREVER melanjutkan program pemberdayaan perempuan melalui Inkubasi Bisnis UMKM Tahap 2.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Olahan Edamame berupa bolen dan cake kukus edamame kepada 50 ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama OK OCE Forever Sumatra Barat menyalurkan sembako bagi masyarakat terdampak bencana.
FORUM bisnis Indonesia-Tiongkok bertajuk The Indonesia-China Business Bridge: Your Gateway to Investing in Indonesia digelar di Jakarta, Rabu (21/1).
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
HADIRKAN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gerakan Mahasiswa Wirausaha (Gemawira) dan Bank Infaq Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) menggelar Workshop.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved