Jumat 20 Mei 2022, 20:58 WIB

Dikritik ICW Terkait Harun Masiku, KPK: Terus Dikejar

Fachri Audhia Hafiez | Politik dan Hukum
Dikritik ICW Terkait Harun Masiku, KPK: Terus Dikejar

MI ADAM DWI
Ilustrasi

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons kritik Indonesia Corruption Watch (ICW) terkait pencarian buronan Harun Masiku. ICW menyebut Lembaga Antikorupsi sekadar 'lip service' dalam pencarian Harun serta khawatir dengan aktor politik.

"Kritikan dari ICW bagi kami adalah pil sehat yang mendorong semangat kami menangkap daftar pencarian orang (DPO) yang masih menjadi utang," kata Deputi Penindakan KPK Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, hari ini.

Karyoto menekankan bahwa KPK masih berupaya melacak keberadaan Harun. Pengejaran Harun dipastikan tidak berhenti.

"Saya enggak akan cerita yang diduga keberadaan (HM). Tapi yang jelas kami saat ini sudah mulai, artinya ketika dimungkinkan di tempat yang disinggahi, kami akan mencari," ucap Karyoto.

Dia mengajak publik serta ICW untuk saling membantu melaporkan ke KPK bila menemukan keberadaan Harun. Termasuk bila menemukan seseorang yang mirip dengan Harun.

Baca juga: Kejagung Periksa Presdir Alfamart terkait Korupsi Ekspor CPO

"Artinya kami tidak menutup diri. Mau ICW sekalipun, boleh, kasih tahu saya. Biar jangan beranggapan kita enggak mau jalan," ujar Karyoto.

Sebelumnya, peneliti ICW Kurnia Ramadhana menilai KPK enggan meringkus Harun. Padahal, dia sudah menjadi buronan lebih dari 850 hari.

KPK disebut berkilah ketika dikonfirmasi tentang keberadaan Harun. Pernyataan Ketua KPK Firli Bahuri beserta pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri terkait keberadaan Harun sekadar 'lip service' dan khawatir dengan aktor politik.

"Kami menduga, sumber persoalan pencarian Harun Masiku dikarenakan KPK, khususnya Firli, takut berhadapan dengan seorang aktor politik besar yang selama ini berada di balik buronan tersebut," kata Kurnia melalui keterangan tertulis, Kamis, 19 Mei 2022.(OL-4)

Baca Juga

DOK Kemendagri.

Kemendagri Tegaskan Penjabat Gubernur Aceh bukan Perwira TNI Aktif

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 00:10 WIB
Achmad merupakan perwira tinggi TNI lulusan angkatan 1989. Pria kelahiran Bandung 24 Februari 1967 itu sempat menjabat sebagai Tenaga Ahli...
ANTARA/Aprillio Akbar

Mahfud MD: ACT Harus Diproses Hukum Jika Terbukti Selewengkan Dana Kemanusiaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 00:05 WIB
PPATK sudah sejak lama melakukan analisis terhadap transaksi keuangan...
Dok DPR

Puan Mengaku Ditugasi Megawati Jajaki Koalisi dengan Partai Lain

👤Supardji Rasban/ Narendra Wisnu Karisma 🕔Selasa 05 Juli 2022, 22:44 WIB
"Saya merasa dekat dengan semua (pimpinan) parpol, jadi ini hanya masalah waktu saja. Mereka pun akan menerima silaturahmi dengan kita...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya