Selasa 10 Mei 2022, 20:15 WIB

Pengamat: Pernyataan Menteri Ingin Nyapres Bisa Jadi Evaluasi Jokowi

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Pengamat: Pernyataan Menteri Ingin Nyapres Bisa Jadi Evaluasi Jokowi

ANTARA FOTO/HO/Biro Pers Setpres/Lukas
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) saat bersilaturahmi hari pertama Idul Fitri.

 

SEJUMLAH menteri dalam kabinet kerja diketahui telah menyatakan keinginnya kepada presiden terkait pencalonan dirinya menjadi calon presiden (capres) pemilu 2024 mendatang. Sikap komunikasi politik yang terbuka antara Presiden Jokowi dengan dari para menteri terkait capres 2024 dinilai sebagai hal yang positif.

Pengamat Komunikasi Politik asal Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai komunikasi yang terbuka antara para menteri dengan Jokowi selaku presiden dapat menghindari kesalahpahaman yang berpotensi menganggu jalannya pemerintahan. Dengan pernyataan para menteri yang terbuka menyatakan ingin maju sebagai capres 2024 dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Jokowi dalam mengelola kabinetnya.

"Komunikasi yang terbuka justru bagus. Sejatinya para tokoh-tokoh itu memang harus terbuka terkait maksudnya dalam pencapresan 2024 agar tidak ada kesalah pahaman dengan presiden," tutur Emrus saat dihubungi oleh Media Indonesia di Jakarta, Selasa (10/5).

Setelah menyatakan keterbukaanya terkait minat mejadi capres 2024, Emrus menjelaskan para menteri juga tetap harus mengutamakan tugas-tugasnya sebagai pembantu presiden. Jangan sampai menteri-menteri potensial capres justru terjebak dalam euforia pencapresan tanpa mempedulikan kinerjanya sebagai menteri.

Baca juga: Ganjar Tetap taat Jalankan Tupoksi

"Dengan kinerja yang baik sebagai menteri, tentu hal tersebut dapat membantu menteri yang bersangkutan untuk mendapatkan penilaian yang baik dari masyarakat sehingga berdampak positif bagi pencalonannya mendatang," ungkap Emrus.

Sebelunya dalam rapat kabinet, Presiden Jokowi telah mengingatkan para menterinya untuk tetap fokus bekerja meski tahapan Pemilu 2024 dimulai sebentar lagi. Dia pun mewanti-wanti jajarannya agar memastikan bahwa agenda-agenda strategis nasional terselenggara dengan baik.

"Agar agenda-agenda strategis nasional yang menjadi prioritas kita bersama betul-betul bisa kita pastikan terselenggara dengan baik, pemilu terselenggara dengan baik, lancar, dan tanpa gangguan," ucap presiden. (OL-4)

Baca Juga

MI/ M Irfan

Sudah Dihapus MK, Ini Alasan Pemerintah Pertahankan Pasal Penghinaan Presiden di RKUHP

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:16 WIB
Eddy mengatakan pasal di Revisi KUHP berbeda dengan aturan yang dihapus...
MI/Susanto

Ketua KY Mukti Fajar Dikukuhkan sebagai Guru Besar UMY

👤Ardi Teristi 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:05 WIB
Terdapat beberapa persoalan hukum yang berhadapan dengan sistem sharing economy yang...
MI/Tri Subarkah

Tolak Keberatan Terdakwa, Hakim Lanjutkan Sidang Korupsi TWP-AD

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 25 Mei 2022, 21:34 WIB
Penolakan itu disampaikan dalam sidang putusan sela pada Rabu (25/5). Putusan tersebut dibacakan oleh hakim ketua Brigjen Faridah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya