Selasa 10 Mei 2022, 12:49 WIB

Usut Rasuah Besi, Kejagung Periksa Tenaga Ahli Sekjen Kemendag

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Usut Rasuah Besi, Kejagung Periksa Tenaga Ahli Sekjen Kemendag

MI/Susanto
Kapuspenkum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana menyampaikan keterangan pers.

 

PENYIDIK Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa seorang tenaga ahli di bagian Development System pada Pusat Data Sistem Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Perdagangan berinisial AC.

AC diperiksa terkait kasus dugaan korupsi impor besi atau baja, baja paduan, dan produk turunannya tahun 2016 sampai 2021.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dimaksud," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana, Selasa (10/5).

Ketut mengatakan, pemeriksaan AC dilakukan pada Senin (9/5). Sebelumnya pada Senin (21/3) lalu, penyidik telah menggeledah Data Center pada Pusat Data dan Sistem Informasi Sekjen Kemendag yang berlokasi di lantai 9 kantor Kemendag, Jakarta.

Baca juga: Delapan Tersangka Kasus LPEI yang Rugikan Negara Rp2,6 Triliun segera Disidang

Dalam penggeledahan itu, Korps Adhyaksa menyita 27 file rekap surat penjelasan enam importir dan rekap surat penjelasan bidang aneka tambang industri.

Selain AC, penyidik Gedung Bundar juga turut memeriksa ITR selaku Vice President Legal PT NS Bluescope Indonesia sebagai saksi.

Perkara dugaan tindak pidana korupsi tersebut terkait dengan terbitnya surat penjelasan (sujel) pengecualian perizinan importasi besi atau baja, baja paduan, dan produk turunannya oleh Kemendag ke beberapa perusahaan. Kejagung telah mengidentifikasi setidaknya ada enam perusahaan yang mendapat sujel tersebut.

Keenamnya adalah PT Bangun Era Sejahtera, PT Inisumber Bajasakti, PT Perwira Aditama Sejati, PT Jaya Arya Kemuning, PT Duta Sari Sejahtera, dan PT Prasasti Metal Utama. Mereka diduga melakukan penyimpangan penggunaan sujel.

Kejagung mengendus adanya indikasi tindak pidana korupsi yang diatur dalam Pasal 2 jo Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tipikor. (Tri/OL-09)

Baca Juga

Antara

KPK Pelajari Dugaan Korupsi Merpati Airlines

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Senin 23 Mei 2022, 18:51 WIB
Lamsihar menduga ada permainan yang dilakukan oleh jajaran direksi dari dana pensiun PT Merpati Nusantara...
MI/ Moh Irfan

Mahfud MD: Penunjukan Penjabat Daerah Dilakukan Secara Terbuka

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 23 Mei 2022, 18:47 WIB
Mahfud menjelaskan menjelaskan dalam proses penunjukan penjabat daerah, pemerintah pusat melibatkan Tim Penilai Akhir, yang...
Ist

Asosiasi UPK NKRI Menolak Transformasi UPK - BUMDes

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 23 Mei 2022, 18:45 WIB
Asosiasi UPN NKRI menyampaikan aspirasi kepada Presiden Joko Widodo dengan tuntutan pencabutan Pasal 73 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya