Minggu 24 April 2022, 09:54 WIB

Anggota DPR: Indonesia Perlu Tingkatkan Kebijakan Berbasis Riset Sains

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Anggota DPR: Indonesia Perlu Tingkatkan Kebijakan Berbasis Riset Sains

DOK DPR RI
Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto.

 

KETUA Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR RI)  Sugeng Suparwoto mendorong Indonesia segera meningkatkan penerapan formulasi penyusunan kebijakan dan regulasi berbasis riset serta sains.

''Riset itu sangat penting. Sebagai sebuah negara, indeks hasil riset Indonesia justru termasuk rendah, produk-produk riset kita masih sangat rendah. Ini jadi tantangan kita semua,'' kata Sugeng dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (23/4).

Upaya penyusunan regulasi maupun kebijakan berbasis riset dan sains itu, diyakini akan menarik investasi jangka panjang dan berkelanjutan, serta perlu menjadi perhatian besar bertepatan dengan momen Presidensi G20 dan B20 pada tahun 2022.

Baca Juga: Gelar Demo Masak, Puan: Meskipun Enggak jago, Minimal Bisa

Data Kementerian Riset dan Teknologi mencatat, berdasarkan catatan empat tahun terakhir, total publikasi riset Indonesia sebanyak 161.928. Masih tertinggal dibandingkan Malaysia yang memproduksi 173.471 publikasi riset pada kurun waktu yang sama.

Padahal, kata Sugeng lagi, riset dibutuhkan dalam banyak hal termasuk salah satunya regulasi dan kebijakan. Tujuannya supaya bisa mendongkrak lebih banyak investasi yang mengandung pengetahuan baru dan penerapan teknologi.

''Jadi idealnya kita tawarkan kepada investor-investor internasional berdasarkan data hasil riset. Riset kan bukan hanya sekadar perpustakaan, tapi bisa juga dalam bentuk eksplorasi, itu kan sama saja ekonomi berbasis riset, untuk mendapatkan kepastian, perihal cadangan, skala ekonominya,'' ujarnya pula.

Indonesia, menurut dia, berpotensi besar menerima banyak manfaat dari penerapan kebijakan berbasis riset dan sains, antara lain terwujudnya ekosistem ekonomi yang lebih bersifat jangka panjang.

Kementerian PPN/Bappenas pada 2021, katanya pula, menekankan pentingnya hal tersebut bahwa investasi saja tanpa adanya inovasi yang berbasis riset dan sains akan riskan.
  
Atas dasar itu, kata dia lagi, penting bagi Indonesia memperkuat kebijakan berbasis riset dan sains, terlebih hasilnya sudah terlihat. 

Hal itu, katanya lagi tercermin dari beberapa investasi baik yang sudah terealisasi maupun masih berupa komitmen yang sudah terjadi dengan keputusan investasinya berbasis riset dan sains. (Ant/OL-10)

Baca Juga

MI/ HO

Jokowi Dinilai Jaga Marwah Indonesia dengan Aktif Redam Konflik Rusia-Ukraina

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 14:26 WIB
Presiden dijadwalkan menemui Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Juni di kesempatan...
Ist

Ganjar Pranowo Dicegat Puluhan Anak-Anak saat Hadiri Gelar Tari Pancasila

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 11:49 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dicegat puluhan anak-anak saat menghadiri Gelar Tari Pancasila di komplek Taman Budaya Jawa Tengah...
Ist

Bos Indosurya Dibebaskan, Kejagung: Berkas Tersangka Belum Lengkap

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 26 Juni 2022, 07:15 WIB
KEPALA Pusat Penerangan Hukum Ketut Sumedana membeberkan alasan bos Indosurya dibebaskan dari Bareskrim...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya