Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM penyidik koneksitas pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (JAM-Pidmil) Kejaksaan Agung masih mengumpulkan alat bukti dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan satelit di Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Salah satu yang dilakukan adalah dengan memeriksa saksi-saksi.
Direktur Penindakan JAM-Pidmil Brigadir Jenderal Edy Imran mengungkap masih banyak saksi yang akan dihadirkan dalam proses penyidikan. Sejauh ini, pihaknya telah memeriksa saksi dari unsur sipil maupun militer yang sudah berstatus purnawirawan.
"Masih banyak saksi yang akan kita periksa, termasuk beberapa prajurit aktif," kata Edy kepada Media Indonesia, Sabtu (16/4).
Sejak dilipahkan dari jajaran Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus), penyidik koneksitas JAM-Pidmil belum menetapkan seorang pun terkait perkara korupsi proyek pengadaan Satelit Komunikasi Pertahanan (Satkomhan) slot orbit 123 derajat Bujur Timur itu.
Penetapan tersangka, lanjut Edy, dilakukan setelah pihaknya memperoleh alat buki yang cukup. "Yang jelas tim penyidik koneksitas bekerja tiap hari untuk memeriksa para saksi," tandasnya.
Baca juga: Tersangka Peristiwa Paniai dari Unsur TNI Segera Disidang
Setidaknya, ada tiga saksi dari unsur purnawirawan TNI yang telah diperiksa pada Rabu (13/4) lalu. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana mengungkap ketiganya adalah Laksamana Muda (Purn) AP, Laksamana Pertama (Purn) L, dan Laksamana Muda (Purn) L.
Laksda (Purn) AP diperiksa selaku mantan Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kemenhan. Adapun Laksma (Purn) L dan Laksda (Purn) L masing-masing diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan Kepala Pusat Pengadaan Badan Sarana Pertahanan Kemenhan dan mantan Kepala Badan Sarana Pertahanan Kemenhan.
Pada tanggal yang sama, penyidik juga memeriksa tim teknisi PT Dini Nusa Kusuma (DNK) berinisial TVDH. Inisial itu merujuk warga negara asing bernama Thomas van der Heyden.
Sebelumnya, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menduga Thomas sebagai pihak yang mengatur atau memfasilitasi pihak-pihak yang terlibat dengan kegiatan pengadaan dan sewa satelit Kemenhan. (OL-4)
Samudra Europa berpotensi tidak memiliki dinamika geologis yang cukup untuk mendukung kehidupan, khususnya akibat minimnya aktivitas hidrotermal di dasar lautnya.
Telkomsat menghadirkan Satelit Merah Putih 2 sebagai bagian dari solusi sistem pertahanan dan keamanan nasional untuk mendukung kepentingan strategis bangsa Indonesia.
NASA menguji teknologi satelit baru bernama DiskSat di orbit rendah Bumi.
Peran satelit Telkomsat memungkinkan percepatan koordinasi tanggap darurat, distribusi bantuan yang lebih tepat sasaran, serta pemantauan dampak bencana secara real-time.
TEKNOLOGI Earth Intelligence dan Satelit internet of things (IoT) diperkirakan berkembang pesat dalam lima tahun ke depan.
APPLE dikabarkan tengah mengembangkan teknologi berbasis satelit untuk perangkat iPhone. Memungkinkan pengguna memiliki jaringan telekomunikasi yang lebih kuat
Selain menyediakan sumur bor untuk kebutuhan harian, pemerintah juga memasang mesin penjernih air berteknologi RO.
Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemwnhan) bergerak cepat menangani krisis air bersih di lokasi bencana Sumatra Utara.
Empat Unit Kendaraan Operasional Diserahkan kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Guna Percepatan Bantuan di Wilayah Terdampak Bencana.
Mabes TNI menyerahkan sepenuhnya keputusan pembelian jet tempur J-10 buatan China kepada Kementerian Pertahanan.
Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kejuaraan lomba baris-berbaris bertajuk Bela Negara Cup.
Presiden menekankan kekuatan pertahanan tidak hanya menjadi simbol kedaulatan, tetapi juga kunci untuk melindungi kekayaan alam bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved