Jumat 08 April 2022, 13:27 WIB

Kekuatan Dialog Antarkan RUU TPKS Disahkan Menjadi Undang-Undang

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Kekuatan Dialog Antarkan RUU TPKS Disahkan Menjadi Undang-Undang

Antara/Galih Pradipta.
Rapat pengambilan keputusan atas hasil pembahasan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual dengan Badan Legislasi DPR di Kompleks Parlemen.

 

KEDEPANKAN dialog dalam mengatasi masalah bangsa. Disepakatinya RUU TPKS untuk disahkan sebagai undang-undang pada rapat paripurna DPR mendatang bukti kekuatan dialog dalam mengatasi perbedaan.

"Saya bersyukur lewat dialog yang konstruktif yang dilakukan Panitia Kerja Badan Legislasi DPR (Panja Baleg DPR) akhirnya RUU TPKS disepakati untuk disahkan menjadi undang-undang pada rapat paripurna mendatang," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/4). Badan Legislasi DPR dan pemerintah, Rabu (6/4), menyetujui Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) dibawa ke rapat paripurna DPR untuk disahkan menjadi undang-undang.

Delapan dari sembilan fraksi dalam rapat pleno itu sepakat RUU TPKS disahkan menjadi UU di rapat paripurna DPR. Hanya satu fraksi yang menolak RUU TPKS disahkan menjadi UU sebelum RUU KUHP disahkan.

Menurut Lestari perjalanan panjang pengajuan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) untuk menjadi undang-undang memberi pelajaran berharga bagi bangsa ini. Begitu banyak perbedaan yang muncul dalam setiap pembahasan, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, ternyata mampu diatasi dengan membangun dialog yang konstruktif.

Sejatinya, tambah Rerie, negeri ini dibangun lewat dialog sehingga para pendiri bangsa yang berasal dari beragam latar belakang suku, agama, dan kelompok sepakat bersatu untuk membangun Indonesia. Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, sangat berharap berbagai masalah kebangsaan yang kita hadapi saat ini bisa diatasi lewat dialog-dialog yang konstruktif.

Alasannya, tegas Rerie, saat ini kita sebagai bangsa sedang menghadapi ancaman yang sangat serius yang harus segera diatasi yaitu ancaman terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia yang rendah akibat terganggunya pembangunan di sejumlah sektor saat pandemi. Data worldpopulationreview. com mencatat tingkat kecerdasan bangsa Indonesia saat ini pada angka 78, sementara rata-rata kecerdasan warga dunia tercatat 82.

 
Menurut Rerie, para pemangku kepentingan harus segera membangun dialog yang intensif dengan pihak-pihak yang berbeda pandangan agar bisa mengambil langkah strategis untuk menyelamatkan bangsa ini dari keterpurukan. (OL-14)

Baca Juga

dok.ist

Stafsus Wapres Minta Kasus Titan jadi Perhatian Serius Penegak Hukum

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 21:20 WIB
KASUS penyalahgunaan kredit PT Titan Infra Energy di Bank Mandiri serta sindikasi bank lainnya harus menjadi perhatian serius Aparat...
Dok.MI

Sekjen Gerindra: Ucapan Terima Kasih di Politik Mulai Hilang

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 21:08 WIB
Dia mengatakan, dalam tradisi politik Indonesia, terimakasih adalah suatu yang langka dan jarang dijumpai sehingga menjadi suatu hal yang...
ADEK BERRY / AFP

Pengunjung Mulai Padati JIS, Hadiri Malam Puncak HUT Jakarta

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 19:10 WIB
Masyarakat mulai mendatangi Jakarta International Stadium (JIS) untuk merayakan malam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-495 Kota...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya