Jumat 01 April 2022, 20:42 WIB

KKB Tewaskan 2 Prajurit TNI, Pemerintah Diminta Lakukan Operasi Keamanan Aktif di Papua 

Putra Anada | Politik dan Hukum
KKB Tewaskan 2 Prajurit TNI, Pemerintah Diminta Lakukan Operasi Keamanan Aktif di Papua 

Ilustrasi
Ilustrasi penembakan di Papua

 

KEKERASAN di Tanah Papua masih terus terjadi. Anggota Komisi I dari Fraksi Partai NasDem Muhammad Farhan menyebut pemerintah melalui TNI dan Polri perlu menggelar operasi keamanan secara aktif di Papua. 

"Perlu operasi keamanan yang aktif mencari siapa saja pimpinan-pimpinan kelompok kriminal bersenjata papua (KKB)," jelas Farhan saat dihubungi di Jakarta, Jumat (1/4). 

Pola operasi keamanan yang aktif dikatakan oleh Farhan terbukti menekan gerakan-gerakan separatis, salah satunya pergerakan kelompok Santoso di Poso. Operasi keamanan yang aktif mampu mempersempit ruang gerak para teroris yang ada di Papua. 

Baca juga : Panglima Miliki Dasar Hukum Kuat Ijinkan Anggota Keluarga eks PKI Ikut Seleksi

"Saya curiga di Papua aparat keamanan kita masih pasif menunggu diserang baru bertindak. Tidak seperti di Poso saat memburu Santoso ke tempat persembunyiannya," ujarnya. 

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, KKB Papua kembali menyerang prajurit TNI di Elelim Kabupaten Yalimo, Papua, Kamis (31/3/2022). Dalam penyerangan itu anggota Koramil Yalimo Sertu Eko gugur ditembak. Sertu Eko meninggalkan dua putra. Saat ini keduanya dirawat di Puskesmas Kabupaten Yalimo, Papua. (OL-7)

Baca Juga

Dok. MI

Jaksa Dinilai tidak Optimal Buktikan Unsur Sistematis dalam Peristiwa Paniai

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 29 September 2022, 15:36 WIB
Sidang kedua kasus pelanggaran HAM berat Peristiwa Paniai memiliki agenda pemeriksaan saksi. Namun, persidangan tersebut didominasi narasi...
Dok MI

Seleksi Jabatan Dirjen Imigrasi Dibuka

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 15:27 WIB
Lowongan Terbuka Dirjen Imigrasi untuk...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Restoratif Justice dalam Kasus Korupsi untungkan Koruptor

👤Mediaindonesia 🕔Kamis 29 September 2022, 14:39 WIB
Herdiansyah menyoroti sikap Komisi III yang tidak mendalami gagasan Johanis tersebut. Ia berpendapat, ide RJ untuk tipikor kemungkinan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya