Minggu 27 Maret 2022, 07:35 WIB

Kadiv Propam: Jajaran Aslog Polri Harus Awasi Ketat Pengadaan Logistik

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Kadiv Propam: Jajaran Aslog Polri Harus Awasi Ketat Pengadaan Logistik

dok.humas mabes polri
Kepala Divisi Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo memberikan arahan rapat kerja teknis (Rakernis) Fungsi Logistik Polri Tahun 2022 pada Sabtu, (

 

KEPALA Divisi Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo menekankan kepada jajaran Asisten Logistik (Aslog) Polri untuk melakukan pengawasan secara ketat dalam pengadaan logistik.

Hal itu diungkapkan Sambo dalam rapat kerja teknis (Rakernis) Fungsi Logistik Polri Tahun 2022 pada Sabtu, (26/3).

Menurut Sambo, masih terjadi pelanggaran anggota Kepolisian Republik Indonesia pada fungsi logistik.

“Maksimalkan pencegahan dan mitigasi pelanggaran anggota Polri,” kata Sambo.

Pasalnya, pelanggaran disiplin fungsi logistik mengalami penurunan 8 kasus pada 2021 termasuk pelanggaran Kode Etik Profesi Polri (KEPP) 1 kasus pada 2021.

Adapun, bentuk pelanggaran fungsi logistik menyangkut ketidakprofesionalan pengadaan alat kesehatan atau alkes ventilator.

“Jadi, anggota logistik harus zero pelanggaran dalam pengadaan barang dan jasa. Karena, damage atau dampak sangat buruk bila terjadi pelanggaran pada fungsi logistik yakni ketidakpercayaan publik dan anggota Polri serta anggaran akan dikurangi,” ujarnya.

Maka dari itu, Sambo memberikan strategi mitigasi dan pencegahan kepada fungsi Logistik Polri antara lain preemtif, preventif dan represif.

Tentu, upaya preemtif menguatkan kemampuan, meningkatkan pengembangan karir, pengembangan sistem sertifikasi, serta menguatkan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal).

“Upaya preventif melakukan update standar kinerja, dan maksimalkan gunakan anggaran. Lalu, langkah represif dengan memberikan reward dan punisment yang seimbang kepada anggota,” tutur Sambo.

Di samping itu, Sambo mengingatkan bahwa ketidakpastian tantangan tugas Polri kedepan harus dijadikan sebagai peluang untuk menciptakan inovasi dalam melayani masyarakat.

Kemudian, lanjut Sambo, meningkatkan pengawasan melekat terhadap pelaksanaan tugas fungsi Logistik.

“Mengedepankan first line supervisor dan middle manager untuk hadir langsung di lapangan, maksimalkan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan seperti melakukan secara periodik dalam pengadaan barang,” ucapnya.

Sambo mengingatkan agar aggota Fungsi Logistik Polri harus memahami dan mengerti perkembangan teknologi informasi.

Hal itu jadi atensi lantaran saat ini era digital distruption menuntut petugas untuk bergerak cepat.

“Lakukan langkah kolaborasi dengan mengikutsertakan pengawas internal, Propam, Irwasum dan Rowasidik,” pungkas Sambo. (OL-13)

Baca Juga: Kapolri Launching ETLE Nasional Tahap ll : 12 Provinsi Terintegrasi Tilang Digital

Baca Juga

ANTARA FOTO/Makna Zaezar

1.631 Narapidana di Papua Dapatkan Remisi dalam Rangka HUT Kemerdekaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 19:52 WIB
Sebanyak 1.631 narapidana di Papua mendapatkan remisi dari pemerintah dalam rangka HUT ke-77 Kemerdekaan Republik...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Muhaimin: Saya dan Prabowo Sama-sama Capres

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 19:50 WIB
Wakil Ketua DPR itu menyampaikan penentuan siapa yang akan mengisi posisi capres dan calon wakil presiden (cawapres) dibahas lebih lanjut...
Ist

Kemendagri dan Pemda Sinkronisasi Pencapaian Penanggulangan Bencana

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 19:46 WIB
Beberapa daerah juga belum mengutamakan pelaksanaan kegiatan Standar Pelayanan Minimal (SPM), banyak daerah yang memilih melaksanakan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya