Sabtu 05 Maret 2022, 17:45 WIB

Tidak Tegas, Pernyataan Jokowi Justru Membuka Ruang Penundaan Pemilu

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
Tidak Tegas, Pernyataan Jokowi Justru Membuka Ruang Penundaan Pemilu

ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Pakar Hukum Tata Negara dari Universitas Gadjah Mada Zainal Arifin Mochtar

 

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) dinilai ambigu dalam menolak penundaan pemilihan umum (pemilu). Pernyataan Kepala Negara dinilai masih membuka pintu untuk penundaan pemilu.

"Masih kelihatan ambigu, dia tetap menghormati konstitusi, tapi di saat yang sama dia mengatakan yang namanya aspirasi itu konstitusional," kata Pakar Hukum Tata Negara dari Universitas Gadjah Mada Zainal Arifin Mochtar dalam telekonferensi, hari ini.

Zainal menilai Jokowi seakan mempersilahkan adanya diskusi tentang perubahan konstitusi untuk menunda pemilu. Jika konstitusi sudah berubah, Jokowi bakal mengikuti penundaan itu.

"Jadi, seakan pintu masuk untuk mengatakan, ya silahkan aspirasi konstitusional, ubahlah konstitusi, kalau konstitusi sudah berubah dia kemudian akan taat dengan konstitusi," ujar Zainal.

Baca juga: Cegah Penundaan, KPU Harus Rampungkan Aturan Tahapan Pemilu 2024

Kepala Negara diminta mengulang pernyataannya. Jokowi diminta menyelesaikan masalah ini untuk menjaga hak konstitusi masyarakat dalam undang-undang yang berlaku.

"Separuh persoalan ini selesai kalau Presiden menyampaikan sesuatu, bahkan sebagian besar persoalan ini selesai," tutur Zainal.

Ketegasan Jokowi dibutuhkan untuk menolak penundaan pemilu saat ini. Apalagi, kabar burung tentang penundaan pemilu berasal dari istana negara sudah sangat kencang di kalangan masyarakat.

"Karena kecurigaannya ada karena asapnya dari istana sendiri, dari kabinet sendiri," ucap Zainal. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Prabowo Menyatakan Siap untuk Kembali Nyapres di 2024

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 08 Agustus 2022, 16:57 WIB
Prabowo menyebut akan menunggu hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Gerindra pada Sabtu...
Ist

KPU Didesak Beri Sanksi Parpol yang Catut Nama 98 Anggota KPUD

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 16:55 WIB
Parpol harus profesional, kemudian menjaga integritas dan menjunjung tinggi amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun  2017 tentang...
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Mahfud MD: Skenario Kasus Brigadir J Sudah Berhasil Dibalik

👤Mediaindonesia 🕔Senin 08 Agustus 2022, 16:51 WIB
Mahfud menjelaskan bahwa penyelidikan kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J dinilai cepat, mengingat kasus tersebut yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya