Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo kembali menekankan komitmen pemerintah dalam mendukung para pemuda Nahdlatul Ulama menjadi wiraswasta andal.
Kepala negara pun mendesak PBNU untuk secara serius segera memfasilitasi para santri milenial dan gen Z untuk terjun langsung menjadi pelaku bisnis. Fasilitas yang dimaksud bisa berupa pembentukan badan atau kelompok usaha yang nantinya akan diisi sepenuhnya oleh para anggota muda.
"Pemerintah siap memberikan konsesi yang besar, tapi secara profesional, sesegera mungkin," ujar Jokowi dalam acara Pengukuhan PBNU masa khidmat 2022-2027 sekaligus Perayaan Hari Lahir ke-96 NU di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (31/1).
Sebelumnya, pernyataan itu sudah ia kemukakan dalam pembukaan Muktamar ke-34 NU di Lampung, Desember silam.
Baca juga: Presiden: SDM NU Adalah Kekuatan untuk Selesaikan Persoalan Bangsa
Pada kesempatan kali ini, Jokowi kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak main-main dengan komitmen tersebut. "Saya sudah siapkan dan saya pastikan jumlahnya gede. Insya Allah gede. Tidak mungkin saya berikan ke NU yang kecil-kecil," ucap mantan gubernur DKI Jakarta itu.
Ia ingin program tersebut bisa segera berjalan dan memperkokoh kemandirian dan kewirausahaan sosial di lingkungan NU.
Dengan begitu, diharapkan, warga NU dapat terlibat aktif dalam strategi besar pemerintah yakni transisi menuju ekonomi hijau serta transformasi ekonomi digital.
"Kita perlu memberikan ruang yang lebih besar kepada warga NU dari generasi milenial, dari generasi Gen Z, untuk tampil dan mengambil peran sentral dalam perkembangan Indonesia yang baru. Kaum muda NU yang aktif di industri kreatif harus digandeng dan dimanfaatkan," tandasnya. (OL-4)
Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah, secara simbolis menyerahkan buku berjudul "Santri Brambang" kepada Pengurus Cabang Kabupaten Brebes dan Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma.
NAHDLATUL Ulama (NU) Kalimantan Timur akan menggelar puncak peringatan Hari Lahir Satu Abad NU Miladiyah pada 31 Januari 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-103 NU yang digelar di Lobi Gedung PBNU, Jakarta, Senin (5/1).
Selain dukungan dari RS swasta, tim kesehatan berkolaborasi dengan tim kesehatan kedokteran kepresidenan (RSPAD) serta tim kedokteran Polri.
WAKIL Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto mempunyai hak prerogatif untuk mengevaluasi kinerja para menteri Kabinet Merah Putih.
Menurut Presiden, penambahan pahlawan nasional dari NU direncanakan akan pada tahun ini.
PRESIDEN Prabowo mengatakan peran strategis NU berperan dalam menjaga pilar kebangsaan melalui persatuan
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menghadiri puncak peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang
PRESIDEN Prabowo Subianto hadir dalam acara Mujahadah Kubro memperingati Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2).
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas dan kekuatan bangsa.
NAHDLATUL Ulama (NU) Kalimantan Timur akan menggelar puncak peringatan Hari Lahir Satu Abad NU Miladiyah pada 31 Januari 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan pelapor adalah bagian dari Aliansi Pemuda NU dan Aliansi Pemuda Muhammadiyah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved