Minggu 16 Januari 2022, 14:16 WIB

DPR: Pembahasan Jadwal dan Tahapan Pemilu Dijadwalkan Pekan Depan

Indriyani Astuti | Politik dan Hukum
DPR: Pembahasan Jadwal dan Tahapan Pemilu Dijadwalkan Pekan Depan

Ist/DPR
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustofa.

 

PIMPINAN Komisi II DPR RI dari Fraksi NasDem Saan Mustofa menuturkan dewan ingin membahas jadwal dan tahapan pemilu 2024, bersama penyelenggara dan pemerintah secepatnya.

Ia menuturkan pekan depan kemungkinan akan ada penjadwalan rapat bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

"Kalau bisa minggu ini. Kita sedang menyesuaikan jadwal," ungkap Saan ketika dihubungi, Minggu (16/1).

Saan menuturkan Komisi II juga tengah membahas Rancsebab sebagian besar pimpinan panitia kerja rancangan Undang-Undang (RUU) Ibu Kota Negara (IKN) yang mana sebagian anggota panitia kerjanya berasal dari Komisi II.

Karena itu, terang Saan, kesektariatan sedang mencocokan jadwal. Pasalnya, pada Selasa (18/1), Dewan juga melakukan rapat paripurna.

"Undangan (rapat dengar pendapat) belum disiapkan. Kebetulan kita sedang mencocokan jadwal. Senin (17/1), ada rapat RUU IKN, dan rapat paripurna Selasa. Kemungkinan Rabu (rapat dengar pendapat)," ungkap Saan.

Ia menuturkan pembahasan jadwal dan tahapan pemilu perlu disegerakan. DPR menargetkan hal itu akan selesai sebelum anggota KPU dan Bawaslu RI periode 2022-2027 dilantik.

Adapun para komisioner saat ini akan habis masa jabatannya pada April 2022. Penetapan jadwal dan tahapan, terang Saan, akan berimplikasi pada anggaran dan kesiapan pemilu 2024.

"Setiap tahapan, ada anggaran kita ingin ada efisiensi," tuturnya.

Ia berharap KPU RI, Bawaslu, dan DKPP bisa menyesuaikan skenario yang telah disusun dengan situasi pandemi. Mengenai usulan pengadaan gedung baru untuk kantor KPU di daerah,

Saan menuturkan hal itu akan dibahas ketika situasi ekonomi membaik. Ia menyarankan penyelenggara dapat menggunakan gedung yang ada terlebih dahulu.

"Pakai yang ada dulu saja. Supaya anggaran lebih efisien. Nanti kalau situasi sudah pulih dan normal kembali baru kita bicarakan itu. Waktunya juga yang mepet ini jadwal dan tahapan," tukas Saan. (Ind/OL-09)

Baca Juga

MI/HO

Anak Sastrawan Mahbub Djunaidi Beberkan Sosok Moeldoko: Miliki Sikap Kesetiakawanan

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 06:14 WIB
Menurut Isfandiari, Moeldoko merupakan salah satu sosok yang memiliki sikap kesetiakawanan serta memiliki jiwa sosial yang...
MI/ M Irfan

Sudah Dihapus MK, Ini Alasan Pemerintah Pertahankan Pasal Penghinaan Presiden di RKUHP

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:16 WIB
Eddy mengatakan pasal di Revisi KUHP berbeda dengan aturan yang dihapus...
MI/Susanto

Ketua KY Mukti Fajar Dikukuhkan sebagai Guru Besar UMY

👤Ardi Teristi 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:05 WIB
Terdapat beberapa persoalan hukum yang berhadapan dengan sistem sharing economy yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya