Senin 06 Desember 2021, 08:00 WIB

Doa Rizieq Dinilai tidak Beradab dan Lecehkan Hukum

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Doa Rizieq Dinilai tidak Beradab dan Lecehkan Hukum

ANTARA/Rivan Awal Lingga
Terdakwa Rizieq Shihab memasuki gedung Bareskrim Polri usai menjalani sidang tuntutan di Jakarta, Kamis (3/6/2021).

 

SERUAN Muhammad Rizieq Shihab (MRS) untuk memanjatkan doa kehancuran bagi semua pihak yang terlibat dalam pembunuhan enam anggota Front Pembela Islam (FPI) dinilai tidak beradab. Sebab hal itu melecehkan negara dan penegakan hukum.

“Seruan MRS untuk doa kehancuran tidak beradab dan melecehkan penegakan hukum. Karena proses hukum sedang berjalan, belum ada ketetapan hakim tentang siapa yang salah," kata Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN) Muhammad Rofii Mukhlis dalam keterangan resmi, Senin (6/12).

Menurut dia, peristiwa di KM 50 itu tidak berdiri sendiri atau terdapat penyebabnya. Seandainya MRS menaati hukum, kejadian itu tidak akan terjadi.

Baca juga: Pendukung Rizieq Bentrok dengan Polisi di Jakarta Pusat

“Siapa pun yang mendoakan jelek, mendoakan kehancuran bagi orang lain yang belum terbukti bersalah, doa yang jelek ini kembali kepada dirinya sendiri," jelasnya.

Ia menyatakan persidangan perkara dugaan pembunuhan di luar proses hukum (unlawful killing) terhadap enam anggota laskar FPI masih terus berjalan. Proses ini belum melahirkan keputusan dari hakim.

“Mari, kita sebagai sesama anak bangsa, kita Bangun ukhuwah Islamiyah, ukhuwah basyariyah, dan ukhuwah wathoniyah," pungkasnya. (OL-1)

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Polda Jabar Belum Berikan Penangguhan untuk Bahar Smith

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 24 Januari 2022, 13:06 WIB
Polda Jawa Barat menyatakan belum memberikan penangguhan penahanan terhadap Bahar Smith (BS) yang menjadi tersangka kasus penyebaran berita...
ANTARA/Syifa Yulinnas

Polri Pastikan Perubahan Warna Pelat Kendaraan Bebas Biaya

👤Siti Yona Hukmana 🕔Senin 24 Januari 2022, 12:32 WIB
Dia meminta dukungan masyarakat terkait perubahan pelat kendaraan tersebut. Yusri menyebut saat ini rencana perubahan pelat masih dalam...
MI/Susanto

Jaksa KPK Tuntut Azis Syamsuddin 4 Tahun 2 Bulan Penjara

👤Tri Subarkah 🕔Senin 24 Januari 2022, 11:54 WIB
Jaksa KPK juga meminta agar majelis hakim menjatuhkan pidana denda kepada Azis sebesar Rp250 juta subsider 6 bulan kurungan dan pidana...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya