Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo meminta jajaran Polri turut mengawal investasi di daerah hingga terealisasikan. Presiden meminta Polri mengawalnya agar tak ada yang mengganggu.
"Jadi kalau ada yang ganggu-ganggu di daerah urusan investasi, kawal dan dampingi agar setiap investasi betul-betul bisa direalisasikan karena kunci penggerak ekonomi kita ada di situ," ujar Presiden saat memberikan pengarahan kepada Kepala Kesatuan Wilayah (Kasatwil) 2021 di Kabupaten Badung, Bali, Jumat (3/12).
Jokowi menyampaikan investasi penting untuk dikawal karena berdampak besar bagi pertumbuhan. Investasi menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Adapun APBN hanya berkontribusi sebesar 15%.
"APBN itu hanya mempengaruhi kurang lebih 18%-15% dari pertumbuhan ekonomi yang kita miliki. Jangan keliru. Artinya apa, 85% perputaran uang, pertumbuhan ekonomi itu ada di swasta dan BUMN," ujarnya.
Baca juga: Kominfo: Konten Pornografi, Perjudian dan Penipuan Dominasi Ruang Digital Indonesia
Sebab itu, Jokowi berpesan kepada Kapolri agar jajarannya turut mengawal investasi. Presiden meminta Kapolri bagi jajaran yang tidak mampu mengawal investasi sebaiknya dicopot.
"Saya sudah titip juga ke Kapolri, Kapolda, yang tidak bisa menjaga diperingatkan. Sulit tidak bisa mengawal, tidak bisa menyelesaikan yang berkaitan dengan agenda besar negara kita, maaf saya keras, ngomong keras, tidak bisa, diganti," tegas Jokowi.
Presiden menjelaskan sekarang ini menyebar di berbagai daerah tidak hanya di Jawa tetapi juga di luar Jawa. Investasi di luar Jawa kini tercatat lebih banyak yakni sekitar 51,7% dibandingkan Jawa yang berkontribusi sekitar 48%.
"Tahun ini target (investasi) Rp900 triliun, 2022 targetnya Rp1.200 triliun. Saya hanya ingin titip kepada jajaran Polri dari pusat sampai ke daerah kawal dan jaga betul yang namanya investasi. Karena kunci kita di sini bukan di APBN," ucap Jokowi. (OL-4)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved