Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
ANALIS Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing mendesak Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan untuk segera mendeklarasikan Puan Maharani sebagai Calon Presiden. Keputusan menetapkan Capres lebih awal dianggap positif karena memberi banyak waktu bagi masyarakat mendalami serta mengenali rekam jejak Calon Presiden.
"Kami mendesak partai-partai utamanya PDIP yang bisa mencalonkan Capres sendiri untuk segera mendeklarasikan Puan Maharani sebagai Capres. Jangan menjelang dekat Pemilu supaya publik juga punya cukup waktu menilai Calon yang ada dan Calonnya sendiri juga punya waktu untuk melakukan sosialisasi," ungkap Emrus dalam diskusi publik Indonesia Point di Jakarta, Selasa (16/11).
Dijelaskan Emrus, Puan memiliki kualitas sebagai Calon Presiden RI. Dari rekam jejak nasionalisme, Puan memiliki ideologi nasionalisme yang jelas dan kuat.
"Harus saya sampaikan bahwa Puan satu-satunya Calon yang saat ini memiliki jejak ideologis yang jelas dan pasti. Jangan lupa, Puan adalah Anak Ideologis sekaligus Anak Biologis Nasionalisme," ungkapnya.
Maka dalam hal menjaga ideologi nasionalisme, kata dia, Puan tentu lebih pasti untuk tidak perlu diragukan lagi.
"Kalau sekedar ideologis siapa saja masih bisa berubah tetapi Puan lebih dari anak ideologis tapi biologis sehingga sudah pasti tidak akan bergeming sedikitpun komitmennya terkait nasionalisme," ucap Emrus.
Baca juga : Besok, Timsel KPU-Bawaslu Umumkan Hasil Tes Administrasi
Lebih dari itu pemimpin Indonesia ke depan adalah pemimpin yang memiliki kualitas bukan sekedar mengandalkan popularitas. Karena lanjut dia pemimpin tidak cukup bermodalkan popularitas sebab itu semua bisa dipoles untuk memanipulasi persepsi publik.
"Jadi populer itu hanya di permukaan saja sifatnya. Bukan substantif mengenai kualitas seorang pemimpin," sambung dia.
Menurut Emrus, sosok Puan Maharani adalah pemimpin yang apa adanya, tidak mengedepankan pencitraan, tetapi pemimpin yang bekerja sehingga menimbulkan citra positif.
"Saatnya wacana publik kita geser ke kualitas pemimpin bukan sekedar popularitas. Selain itu Puan juga punya manajerial skill dan leadership skill yang baik dan ada keunggulan lain seorang Puan karena dia adalah seorang Ibu. Seorang Ibu memiliki kemampuan mengayomi anak-anak," tukasnya.
Pada kesempatan yang sama Peneliti senior Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menilai kepemimpinan Puan di DPR RI mampu menciptakan stabilitas politik. Puan dianggap mampu membangun komunikasi yang baik di antara fraksi-fraksi di DPR RI.
"Jadi bukan saja soal bahwa mayoritas fraksi di DPR adalah pendukung pemerintah tetapi juga andil dan peran kepemimpinan Ketua DPR sendiri ikut mendorong adanya stabilitas di DPR RI," tutup Lucius. (OL-7)
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Salah satu poin krusial yang disoroti adalah keberlanjutan proses reformasi di institusi Polri, Kejaksaan, hingga lembaga peradilan.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
KETUA DPR RI Puan Maharani menyampaikan ucapan selamat merayakan Natal 2025 kepada seluruh umat Nasrani di Indonesia serta selamat menyambut Tahun Baru 2026.
KETUA DPR RI, Puan Maharani mengimbau Pemerintah Daerah (Pemda) agar tidak menggelar perayaan pergantian tahun 2026 secara berlebihan atau euforia.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak perempuan Indonesia mengambil peran aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
Seluruh rumah sakit, terutama yang berada di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), tidak boleh menolak warga mendapatkan layanan medis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved