Kamis 07 Oktober 2021, 13:35 WIB

Kompolnas : Teriak Irjen Napoleon "Bukan Koruptor" tidak Ada Artinya

Siti Yona Hukmana | Politik dan Hukum
Kompolnas : Teriak Irjen Napoleon "Bukan Koruptor"  tidak Ada Artinya

MI/Andry Widiyanto
Irjen Napoleon Bonaparte

 

KOMISI Kepolisian Nasional (Kompolnas) menanggapi surat terbuka Irjen Napoleon Bonaparte terkait kasus suap yang tengah menjeratnya. Kompolnas menilai surat terbuka yang berisi teriakan "aku bukan koruptor" itu tak berarti.

"Kami menganggap surat terbuka dari saudara Napoleon Bonaparte yang menyatakan yang bersangkutan bukan koruptor tidak ada artinya," kata juru bicara Kompolnas Poengky Indarti saat dikonfirmasi, Kamis (7/10).

Menurut Poengky, teriakan Irjen Napoleon itu berarti jika disampaikan berupa pembuktian dalam persidangan. Namun, Irjen Napoleon harus terima hukuman ketika tidak dapat membuktikan bukan koruptor di meja hijau.

Baca juga : Kasus Bupati Kolaka Timur, KPK Panggil Deputi BNPB

"(Yang jelas) surat terbuka saudara Napoleon Bonaparte tidak ada artinya karena disuarakan tidak di muka persidangan," ungkap Peongky.

Sebelumnya, tersangka kasus dugaan suap Irjen Napoleon Bonaparte kembali bersuara lewat surat. Dia mengaku selama ini mengalah dalam diam karena terbelenggu seragam untuk tutup mulut dan menerima nasib yang telah ditentukan.

Jenderal bintang dua itu kini memilih bersuara. Dia melakukan pembelaan atas tuduhan menerima suap terkait penghapusan red notice, Djoko Soegiarto Tjandra atau Djoko Tjandra.

"Hari ini aku berteriak, aku bukan koruptor, seperti yang dibilang oleh pengadilan sesat itu," kata Napoleon dalam surat kemarin. (OL-2)

 

Baca Juga

MI/Vicky Gustiawan

Azyumardi Azra Sebut Pengangkatan Penjabat Kepala Daerah Bertolak Belakang dengan Reformasi

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 21:00 WIB
Menurutnya, pengangkatan penjabat untuk menggantikan posisi kepala daerah yang habis masa jabatannya sebelum pemilihan 2024 mengingkari...
ANTARA

Jokowi Minta Jangan Tergesa-Gesa Bahas Capres 2024

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 19:54 WIB
Jokowi menyinggung berbagai persoalan bangsa, antara lain, persoalan energi, pangan, dan situasi geopolitik...
MI/Vicky Gustiawan

24 Tahun Demokrasi, Aspek Politik, Sosial dan Hukum Masih Lemah

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 19:17 WIB
Meskipun telah menghasilkan kemajuan di bidang politik dan ekonomi, tetapi masih ada kekurangan yakni krisis politik, hukum, dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya