Selasa 21 September 2021, 21:08 WIB

Pakar: Selama Seleksi Hakim Agung Libatkan DPR, MA Sulit Membaik

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Pakar: Selama Seleksi Hakim Agung Libatkan DPR, MA Sulit Membaik

ANTARA FOTO/Galih Pradipta
DPR menetapkan tujuh Hakim Agung terpilih dalam rapat paripurna DPR RI, hari ini.

 

AKADEMISI sekaligus Pakar Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia (UII) Muzakir mempertanyakan proses seleksi calon hakim agung yang dilakukan oleh Komisi III DPR. Muzakir menilai proses seleksi hakim agung sebaiknya dilakukan melalui pendekatan ilmu objektif yang ilmiah. Bukan melalui pendekatan politis di DPR.

"Kalau ingin memperbakiki Mahkamah Agung (MA) seharusnya proses seleksi hakimnya juga harus diperbaiki. Kalau proses seleksinya tidak bagus yakinlah akan melahirkan hasil yang tidak bagus juga," ungkap Muzakir saat dihubungi di Jakarta, Selasa (21/9).

Pernyataan Muzakir tersebut tersebut 7 nama hakim agung terpilih berdasarkan hasil fit and proper test yang dilakukan oleh Komisi III DPR. Nama-Nama tersebut diharapkan dapat memperbaiki citra MA yang selama ini mendapatkan persepsi negatif di publik.

"Hakim agung bukan politsi. Proses masuk hakim agung tahapannya dari bawah ke atas sesuai dengan rekam jejak putusan-putusan mereka mulai dari pengadilan negeri hingga pengadilan tinggi," ungkapnya.

Baca juga: Anggota DPR Tagih Kepastian Penyelesaian MoU Pekerja Migran dengan Malaysia

Pelibatan lembaga politk seperti DPR dalam proses seleksi hakim agung dinilai Muzakir merupakan sebuah kecacatan prosedur. Pendekatan politis dalam pemilihan hakim agung dinilai mengabaikan subtansi-substansi hukum yang seharusnya dipertanyakan kepada para calon hakim agung.

"Pemilihan hakim agung seharusnya tidak melalui DPR. Maka sulit apabila ingin memperbaiki citra MA jika proses seleksinya tidak dibenahi," ungkapnya. (OL-4)

Baca Juga

Ist/DPR

PAN Serahkan Jadwal Pemilu 2024 ke Pemerintah dan KPU

👤 Putra Ananda 🕔Kamis 02 Desember 2021, 17:47 WIB
Guspardi Gaus menjelaskan rapat koordinasi penetapan jadwal Pemilu 2024 digelar setelah ada kespakatan antara pemeirntah dan...
MI/ROMMY PUJIANTO

PKN Merasa Bukan Ancaman bagi Partai Demokrat

👤Sri Utami 🕔Kamis 02 Desember 2021, 17:20 WIB
Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) lebih berpeluang membawa gerbong dari...
Antara/Raisan Al Farisi.

Ridwan Kamil Siap Masuk Parpol paling Pancasilais Tahun Depan

👤Ardi Teristi Hardi 🕔Kamis 02 Desember 2021, 17:15 WIB
Calon partai yang akan dipilih itu sebagai bentuk politik jalan tengah agar ia bisa diterima oleh warga...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya