Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Yudisial (KY) mengingatkan 33 calon hakim agung dan 6 hakim ad hoc hak asasi manusia (HAM) pada Mahkamah Agung (MA) untuk tidak tergiur oleh tawaran pihak luar yang menjanjikan kelulusan seleksi. Sejauh ini, 33 calon hakim agung dan 6 hakim ad hoc HAM baru dinyatakan lulus seleksi kualitas.
"Peserta seleksi diminta mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu keberhasilan atau kelulusan dalam proses seleksi ini," kata anggota sekaligus Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY M Taufiq HZ di Kantor KY, Jakarta, Selasa (27/5).
Dari 33 nama, 10 di antaranya merupakan calon hakim agung unuk kamar pidana. Mereka adalah Agung Sulistiyono, Alimin Ribut Sujono, Annas Mustaqim, Avrits, Catur Iriantoro, Julius Panjatian, Nirwana, Pasti Tarigan, Sugeng Riyadi, dan Suradi. Tujuh orang lainnya merupakan calon hakim agung untuk kamar perdata, yakni Bongbongan Silaban, Edy Pramono, Ennid Hasanuddin, Hendri Jayadi, Heru Pramono, Riza Fauzi, dan Yonatan.
Sementara untuk calon hakim agung kamar agama, KY meloloskan lima nama, yaitu Abd Hakim, Abdul Hadi, Lailatul Arofah, Muhayah, dan Sirajuddin Sailellah. Pada kamar militer, calon hakim agung yang lolos sebanyak dua orang, yaitu Agustinus Purnomo Hadi dan Tri Achmad Bhaykhonni.
KY juga meloloskan dua calon hakim agung pada kamar tata usaha negara, yaitu Hari Sugiharto dan Susilowati Siahaan serta tujuh orang calon hakim agung pada kamar tata usaha negara (khusus pajak), yakni Agus Suharsono, Arifin Halim, Budi Nugroho, Diana Malemita Ginting, Triyono Martanto, Wahyu Widodo, dan Yeheskiel Minggus T.
Adapun calon hakim ad hoc HAM yang dinyatakan lulus seleksi kualitas adalah
Agus Budianto, Bonifasius Nadya Arybowo, Henri Subiakto, Moh Puguh Haryogi, Nugraha Pranadita, dan Suratin Eko Supono.
Selanjutnya, ke-33 calon hakim agung dan enam hakim ad hoc HAM harus menjalani tes kesehatan serta kepribadian. Tes kesehatan digelar pada 11-12 Juni 2025 di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Sementara, tes psikologi digelar secara daring pada 14 Juni 2025.
"Para calon hakim yang akan mengikuti seleksi selanjutnya, yaitu kesehatan dan kepribadian, mohon mengabaikan apabila ada pihak-pihak yang menawarkan keberhasilan atau kelulusan dalam proses berikutnya," kata anggota sekaligus juru bicara KY Mukti Fajar Nur Dewata. (M-2)
Komisi Yudisial (KY) memastikan proses seleksi calon Hakim Agung tahun 2026 berjalan bebas dari intervensi, baik dari kekuatan kelembagaan maupun individu.
Calon Hakim Agung Julius Panjaitan menjawab pertanyaan anggota dewan saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon hakim agung di ruang rapat Komisi III DPR.
Annas Mustaqim, mengatakan penayangan tersangka tindak pidana dengan rompi dan borgol merupakan bentuk pelanggaran terhadap asas praduga tidak bersalah.
Komisi III DPR melakukan seleksi 13 calon hakim agung dari total pelamar 207 orang hakim.
Komisi Yudisial (KY) meloloskan 13 calon hakim agung dan 3 calon hakim ad hoc HAM dari total 207 pelamar.
KY menerima informasi maupun pendapat masyarakat terkait nama-nama calon hakim agung dan hakim ad hoc HAM yang sejauh ini lulus.
Anggota sekaligus Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY M Taufiq HZ mengatakan keenam calon harus menjalani tes kesehatan pada11-12 Juni mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved