Rabu 08 September 2021, 17:47 WIB

Menkumham dan Dirjen Lapas Harus Bertanggung Jawab atas Kebakaran Lapas Tangerang

Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum
Menkumham dan Dirjen Lapas Harus Bertanggung Jawab atas Kebakaran Lapas Tangerang

Antara
Suasana di Lapas Tangerang pascakebakaran

 

SEBANYAK 41 narapidana tewas dan 80 lainnya luka-luka dalam kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang, Banten. Ketua Jokowi Mania Immanuel Ebenezer (Noel) menyesali tragedi tersebut. Pasalnya, musibah yang terjadi di Lapas Kelas I Tangerang merupakan kebakaran lapas ke-10 yang terjadi di Indonesia dalam kurun waktu 2012-2021.

Noel berpendapat harus ada  pejabat yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut. "Ini tak hanya musibah saja. Tapi juga kesalahan dari Dirjen Lembaga Pemasyarakatan. Ada prosedural yang tidak dikerjakan, harusnya jaringan listrik dicek secara berkala,. Menkumham harus mundur" ujarnya lewat pesan singkat, Rabu (8/9).

Aktivis 98 ini mengherankan masih ada yang menyalahkan korslet listrik sebagai penyebab kebakaran. Menurutnya, musibah itu banyak disebabkan oleh kesalahan manusia dan sistem. Penghuni lapas yang melebihi kapasitas ditengarai memperburuk dampak kebakaran di LP Kelas I Tangerang, Banten, Rabu (8/9) dini hari tadi. 

Berdasarkan data dalam laman resmi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Lapas Kelas I Tangerang memiliki kapasitas tampung 600 orang. Namun, hingga September 2021, tercatat lapas dihuni 2.072 tahanan dan narapidana. Ini berarti ada kelebihan penghuni lapas hingga 275%. Blok C2 yang mengalami kebakaran sekitar pukul 01.45 terdiri dari sembilan kamar dan dihuni 122 warga binaan.

"Pemicunya listrik eror. Tapi kenapa korslet berarti ada mekanisme perawatan berkala yang dikangkangi. Belum lagi penjaga LP hanya belasan saja. Bagaimana bisa mereka menyelamatkan napi dengan jumlah SDM terbatas," tandas dia.

Dirinya berharap kepolisian bisa melakukan pemeriksaan secara independen. Siapa pun yang bersalah harus diusut "Meski napi dan terpidana mereka berhak dapat keadilan. Mereka manusia biasa seperti kita. Jangan biarkan mereka terpanggang hidup hidup lagi. Benar benar mengerikan," pungkasnya. (Ant/OL-8)

Baca Juga

Antara

Kapolri Instruksikan Jajarannya Raih Kembali Kepercayaan Publik

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 01:25 WIB
Terkait tingkat kepercayaan publik, Sigit menjelaskan, sebelum adanya peristiwa penembakan Brigadir sudah baik menurut lembaga...
Ist

Kapolri: Raih Lagi Kepercayaan Publik Hingga Hindari Pelanggaran

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 23:53 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar arahan melalui video conference kepada seluruh jajaran mulai dari tingkat Mabes Polri...
Antara

LPSK Ingin Ada Tahanan Khusus Bagi Justice Collaborator

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 23:23 WIB
Hingga saat ini, LPSK belum memiliki rutan khusus untuk justice collaborator. Sebab, hal itu secara administratif berada di bawah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya