Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DPR dan pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) masih belum menemukan titik tengah soal kelanjutan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi (PDP). Keduanya belum memiliki pandangan yang sama soal lembaga otoritas pelaksana dan pengawas PDP.
"Kendalanya masih terkait lembaga otoritas pengawas PDP," ujar Anggota Komisi I dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sukamta di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (1/9).
Perbedaan pandangan antara DPR dan pemerintah tersebut berdampak pada terkatung-katungnya pembahsan RUU PDP. Padahal, RUU tersebut mendesak dibutuhkan mengingat maraknya kasus bocornya data pribadi seperti yang baru-baru ini terjadi dalam aplikasi EHAC yang dikelola oleh pemerintah.
Baca juga : Amendemen UUD 1945 Tidak Boleh Atas Gagasan Elite
“Masih macet, belum kemana-mana. Menkominfo masih belum mau bergerak,” lanjut Sukamta.
Sukamta menilai, bocornya data pengguna aplikasi EHAC salah satunya disebabkan oleh lemahnya pengawasan data pribadi oleh Kominfo. Pengawasan data pribadi yang hanya dilakukan oleh Kementerian Kominfo dirasa kurang efekrif.
“Kebutuhan UU PDP ini sudah darurat. Semoga Kemenkominfo tergerak dengan kebocoran data yang terus terjadi tanpa ada kejelasan pengaturannya,” ujanya. (OL-2)
Anggota Komisi III DPR I Nyoman Parta mendesak pengesahan RUU Masyarakat Adat sebagai penunaian janji Republik.
Keberadaan asrama haji diharapkan menjadi reformasi dalam peningkatan pelayanan penyelenggaraan ibadah haji
Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina mendesak penambahan anggaran imunisasi menyusul meningkatnya KLB Campak pada awal 2026
Anggota DPR RI Irine Yusiana mendesak pemerintah menerbitkan Inpres transportasi publik. Data MTI menunjukkan hanya 8% daerah yang alokasikan anggaran.
DPR RI mendesak investigasi menyeluruh atas gugurnya prajurit TNI dalam serangan misil di markas pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon
DPR mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk segera mengeluarkan kesimpulan tegas terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus
Terdakwa kasus situs judol berinisial ZA membantah keterlibatan mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Budi Arie Setiadi dan PDIP dalam kasus tersebut.
Pernyataan itu menyusul penetapan lima tersangka oleh Kejaksaan dalam kasus PDNS, termasuk seorang mantan pejabat Kementerian Kominfo.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Jakpus Bani Immanuel Ginting menyebut terjadi pengondisian pemenang tender pengadaan barang dan jasa pengelolaan antara pihak Kemenkominfo.
SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projo Handoko membantah Budi Arie Setiadi terlibat dalam melindungi situs judi online.
Proses registrasi izin kunjungan jurnalistik yang saat ini berlaku masih dijalankan secara manual dan belum memiliki standar khusus.
Tercatat ada sebanyak 162 instansi yang ikut serta yang karyanya dinilai enam pakar selama 3 bulan untuk ajang Anugeram Media Humas 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved