Selasa 27 Juli 2021, 22:13 WIB

KPK Harap Hakim Tolak Praperadilan Angin Prayitno  

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
KPK Harap Hakim Tolak Praperadilan Angin Prayitno  

MI/Susanto
Tersangka kauss pajak yang juga mantan pejabat kemenkeu Angin Prayitno Aji

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan laporan kesimpulan tanggapan atas gugatan praperadilan yang diajukan eks pejabat Kementerian Keuangan Angin Prayitno Aji. 

KPK menyatakan proses hukum terhadap mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak sesuai ketentuan hukum dan berharap hakim menolak gugatan praperadilan itu.

"Dari seluruh proses persidangan ini KPK tentu berharap hakim akan menolak permohonan praperadilan yang diajukan tersangka APA (Angin Prayitno Aji)," kata Plt juru bicara KPK Ali Fikri, Selasa (27/7).

Pembacaan putusan praperadilan itu akan digelar esok, Rabu (28/7). Ali Fikri menyampaikan KPK telah menyetorkan 115 alat bukti dan 2 orang ahli selama persidangan untuk membantah dalil kubu Angin.

Baca juga : KPK Perpanjang Penahanan Sri Wahyumi Manalip

Dalam kesimpulannya, KPK meminta hakim menolak permohonan praperadilan atau setidaknya menyatakan permohonan tidak dapat diterima. KPK juga menyatakan penyidikan yang dilakukan telah berdasarkan surat perintah enyidikan yang sah menurut hukum dan mempunyai kekuatan mengikat.

KPK juga menegaskan penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan berdasarkan surat izin penggeledahan Dewas KPK sah menurut hukum dan mempunyai kekuatan hukum mengikat. Penahanan Angin juga dianggap telah berdasarkan Surat Perintah Penahanan yang sah.

Dalam kasus itu, KPK mengumumkan enam tersangka yakni Angin Prayitno Aji dan Kepala Subdirektorat Kerjasama dan Dukungan Pemeriksaan Ditjen Pajak Dadan Ramdani. Kemudian, ada nama kuasa wajib pajak Veronika Lindawati, serta tiga konsultan pajak Ryan Ahmad Ronas, Aulia Imran Maghribi, dan Agus Susetyo yang juga ditetapkan tersangka.

Dalam kasus suap pemeriksaan perpajakan 2016 dan 2017 itu, Angin Prayitno diduga menerima suap senilai Rp50 miliar lebih dari tiga perusahaan yakni PT Jhonlin Baratama, PT Bank Pan Indonesia Tbk atau Panin Bank, dan PT Gunung Madu Plantations. Angin diduga menerima duit dari perusahaan-perusahaan itu untuk merekayasa pemeriksaan pajak. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Hasto: PDIP Bisa Usung Capres - Cawapres Sendiri

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 11:32 WIB
Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, saat ini PDIP belum berpikir untuk koalisi karena masih terlalu dini...
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Mantan Anggota KPU RI Viryan Aziz Meninggal Dunia karena Sakit

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 06:46 WIB
Viryan meninggal pukul 01.40 WIB di Rumah Sakit Abdi Waluyo Jakarta, Sabtu...
MI/ Adam Dwi

Penyuap Eks Bupati Buru Selatan Diadili di PN Ambon

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Jumat 20 Mei 2022, 23:10 WIB
Dalam kasus ini KPK menetapkan tiga tersangka, yakni Tagop Sudarsono Soulisa, dan dua pihak swasta Johny Ryndard Kasman serta Ivana...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya