Kamis 22 Juli 2021, 15:39 WIB

KPK Periksa Eks Anggota DPRD Jabar Terkait Proyek Indramayu

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
KPK Periksa Eks Anggota DPRD Jabar Terkait Proyek Indramayu

Antara
Siti Aisyah Tuti Handayani

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan anggota DPRD Jabar Siti Aisyah Tuti Handayani dalam kasus suap pengaturan proyek di Pemerintah Kabupaten Indramayu 2019. Siti Aisyah, yang merupakan tersangka dalam kasus itu, dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka lainnya Ade Barkah Surahman.

"Pemeriksaan saksi untuk tersangka ABS (Ade Barkah) dalam tindak pidana korupsi suap terkait pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu Tahun 2019 atas nama Siti Aisyah Tuti Handayani," kata Plt juru bicara KPK Ali Fikri, Kamis (22/7).

KPK mengumumkan sekaligus menahan Ade Barkah dan Siti Aisyah sebagai tersangka pada pertengahan April lalu. Keduanya diduga ikut menerima suap terkait proyek serta pengurusan dana bantuan Provinsi Jabar ke Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2017-2019.

Dua legislator daerah dari Partai Golkar itu menjadi tersangka dalam pengembangan kasus yang sebelumnya menjerat eks Bupati Indramayu Supendi. Ade dan Siti diduga menerima uang untuk mengawal dan memuluskan proposal proyek peningkatan jalan dari pengusaha Carsa ES terkait dana bantuan dari Pemprov Jabar.

Carsa kemudian mendapat proyek senilai Rp160,9 miliar dari dana bantuan itu. Ade diduga menerima duit Rp750 juta sedangkan Siti diduga menerima Rp1,05 miliar dalam kongkalikong itu. Ade dan Siti disebut berkali-kali juga mengontak Bappeda Provinsi Jawa Barat untuk mengamankan proyek tersebut.

KPK menyangkakan Ade dan Siti dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU Tipikor juncto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP.

Adapun kasus itu terkait dengan OTT KPK pada Oktober 2019 lalu yang turut menjerat eks Bupati Indramayu Supendi. KPK saat itu menetapkan empat tersangka yakni Supendi, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah, Kepala Bidang Jalan di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Wempy Triyono, dan Carsa ES. Keempatnya telah divonis di pengadilan dan telah berkekuatan hukum tetap.

Dalam pengembangannya, KPK kemudian juga menjerat anggota DPRD Jawa Barat Fraksi Golkar (2014-2019) Abdul Rozak Muslim sebagai tersangka lantaran diduga menerima uang Rp8,5 miliar terkait dana bantuan tersebut. (OL-8)

 

Baca Juga

 MI/Susanto

Kejagung Periksa Tim Saham Benny Tjokrosaputro Terkait Korupsi Asabri

👤tri subarkah 🕔Selasa 27 Juli 2021, 19:37 WIB
Selain melalui MH, pendalaman keterlibatan pihak lain dalam korupsi di perusahaan pelat merah itu juga dilakukan dengan memeriksa...
ANTARA FOTO/Fauzan

PPKM Level 4, Pengetatan Izin Masuk WNA Diharapkan Konsisten

👤Putra Ananda 🕔Selasa 27 Juli 2021, 19:14 WIB
Konsistensi pengetatan pintu masuk WNA ke Indoensia dilakukan untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19 di Tanah...
Antara/Reno Esnir.

Ketua KPK Tanggapi Perubahan Keterangan Robin Pattuju tentang Azis Syamsuddin

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 Juli 2021, 18:53 WIB
Menurut Firli, terlalu cepat untuk percaya atau menyimpulkan nilai kebenaran di balik perubahan keterangan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Saling Jaga dari Serangan Virus

PANDEMI covid-19 telah berdampak besar bagi warga, terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan harian, seperti ojek daring, buruh harian, dan pekerja lepas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya