Selasa 20 Juli 2021, 13:33 WIB

PAN Minta Presiden Evaluasi Penangan Pandemi Covid-19

Putra Ananda | Politik dan Hukum
PAN Minta Presiden Evaluasi Penangan Pandemi Covid-19

Ist/DPR
Ketua Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay.

 

PARTAI Amanat Nasional (PAN) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan evaluasi penanganan pandemi Covid-19.

Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) terkait turunnya kepuasan masyarakat terhadap kinerja presiden merupakan salah satu alasan mengapa Jokowi perlu melakukan evaluasi penangan pandemi covid-19.

"Hasil survei itu perlu dipelajari secara rinci. Dengan begitu, akan diketahui titik lemah pelayanan yang diberikan pemerintah. Lalu, dilakukan upaya perubahan secara struktural dan berjenjang sampai ke titik terendah pelayanan kesehatan masyarakat," ujar Ketua Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay dalam keterangannya yang diterima pada Selasa (20/7).

Berdasarkan survei LSI tersebut, kepercayaan publik terhadap Jokowi mengalami tren penurunan dalam enam bulan terakhir, terhitung sejak Februari hingga Juli 2021 sebelum pemerintah memberlakukan PPKM Darurat. Saleh menyebut hasil survey tersebut perlu mendapat perhatian serisu dari presiden dan pemerintah secara keseluruhan.

"Saya menilai bahwa turunnya kepuasan masyarakat tersebut lebih pada pengalaman dan mungkin kejadian yang pernah menimpa mereka. Bisa juga mereka memiliki pengalaman dalam menjaga keluarganya yang sakit. Atau paling tidak, mereka mendengar dari teman dan saudara mereka yang pernah berjuang melawan Covid-19," tegasnya.

Saleh menjelaskan, dalam melakukan evaluasi dan upaya perbaikan setidaknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Mulai dari ketersediaan ruang perawatan bagi yang terpapar covid-19, alat-alat kesehatan yang memadai, obat-obatan yang berkenaan dengan covid, ketercukupan tenaga kesehatan, testing dan tracing yang lebih banyak.

"Penyediaan sarana isolasi mandiri, bantuan sosial bagi masyarakat ekonomi lemah yang terdampak kebijakan pemerintah, mempercepat program vaksinasi bagi 70 persen rakyat, hingga mengamankan agar kondisi ekonomi masyarakat tetap stabil," jelasnya.

Namun, menurut Saleh, peran masyarakat tetap dibutuhkan dalam mempercepat penangan pandemi Covid-19. Oleh karena itu, masyrakat harus mendukung pemerintah untuk merealisasikan percepatan penangan pandemi dengan betul-betul mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.

"Itu mudah sekali disebutkan. Tetapi, dalam pelaksanaannya tidak mudah. Kita harus dukung pemerintah untuk merealisasikannya. Tanpa dukungan masyarakat, pemerintah pasti akan kesulitan untuk bekerja," jelas Saleh.

Sebelumnya, berdasarkan survei LSI sebanyak 37,1% masyarakat menyatakan ketidakpuasan terhadap kinerja presiden dalam menanganai pandemi. Sementara itu 59,6% merasa sangat atau cukup puas dengan kerja Presiden Joko Widodo dalam menangani wabah.

“Mayoritas puas terhadap kinerja Presiden dalam menangani wabah Covid-19. Namun, kepuasan tersebut mengalami penurunan dalam enam bulan terakhir,” ucap Djayadi. (Uta/OL-09)

Baca Juga

Antara/Reno Esnir.

Ketua KPK Tanggapi Perubahan Keterangan Robin Pattuju tentang Azis Syamsuddin

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 Juli 2021, 18:53 WIB
Menurut Firli, terlalu cepat untuk percaya atau menyimpulkan nilai kebenaran di balik perubahan keterangan...
DOK DPR RI

Puan: Cegah Luar Jawa-Bali Jadi Episentrum Baru Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 Juli 2021, 18:46 WIB
Puan menambahkan testing dan tracing harus ditingkatkan secara masif per daerah. Sebab, semakin cepat testing masif dilakukan, semakin...
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar

Dewas Gelar Sidang Etik Lili Pintauli Siregar Pekan Depan

👤Dhika kusuma winata 🕔Selasa 27 Juli 2021, 18:25 WIB
Pelapornya yakni Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK Sujanarko dan dua penyidik Novel Baswedan dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Saling Jaga dari Serangan Virus

PANDEMI covid-19 telah berdampak besar bagi warga, terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan harian, seperti ojek daring, buruh harian, dan pekerja lepas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya