Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH diminta memberikan ruang lebih kepada masyarakat sipil untuk menangani masalah terorisme di Poso, Sulawesi Tengah. Sebab, terorisme di Poso tidak hanya soal menangkap sembilan kombatan yang bersembunyi di daerah Gunung Biru.
Menurut Direktur Solidaritas Korban Pelanggaran Hak Asasi Manusia (SKP-HAM) Sulawesi Tengah Nurlela Lamasitudju, kekerasan selama 22 tahun telah membuat warga mereproduksi dendam, yang diwariskan dari generasi ke generasi. Sebelum 2007, banyak lembaga swadaya masyarakat (LSM) nasional maupun LSM internasional yang terlibat dalam program rehabilitasi dan rekonsiliasi.
"Tapi sejak 2007 ke atas, ketika wacana konflik Poso berubah menjadi aksi terorisme, kerja kelompok masyarakat sipil mengerucut karena minim dukungan," papar Nurlela dalam diskusi virtual, Minggu (4/7).
Baca juga: Satgas Temukan Persembunyian Kelompok Sipil Bersenjata Poso
Di samping itu, lanjut dia, negara telah mengambil alih penanganan konflik dengan masuknya aparat Densus 88, TNI dan Brimob. Hal ini terus menampilkan wajah kekerasan melalui patroli di sepanjang jalan dan pembangunan pos keamanan di setiap desa.
Penanganan konflik yang tidak efektif oleh negara tecermin dari pembangunan di dua dusun, yakni Dusun Buyu Katedo dan Dusun Taman JK. Pada 2001, ada 14 warga Dusun Buyu Katedo yang dibantai. Sementara Dusun Taman JK disinyalir menjadi tempat berkumpulnya anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT).
Sebelum 2017, Nurlela menyebut adanya penutupan sekolah di Dusun Buyu Katedo. Akses air bersih pun tidak ada, jalan rusak, listrik belum masuk, hingga tidak ada pelayanan dasar. "Tapi ketika kita datang ke Dusun Taman JK, dengan program deradikalisasi yang dilakukan oleh aparat negara, sudah ada aspal hotmix," tukasnya.
Baca juga: Moeldoko: Situasi Keamanan di Poso Membaik
Nurlela juga mengkritisi pengerahan aparat keamanan berjilid-jilid, khususnya setiap ada peristiwa bom meledak atau pembantaian di Poso. Menurutnya, pengerahan itu hanya akan berujung pada kenaikan pangkat aparat yang menangani teroris. Sebab, Indonesia dan dunia senantiasa melihat Poso sebagai ladang operasi keamanan.
Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Ahmad Nurwachid menyebut bahwa setiap manusia memiliki potensi radikal. Adapun munculnya potensi itu disebabkan sejumlah faktor korelatif kriminogen.
"Yang paling sering muncul fakor pemicu politisasi agama. Agama dipahami menyimpang dan dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Kalau penyelesaian terorisme harus dilakukan secara berani, tegas dan bebas dari segala kepentingan pragrmatisme," kata Ahmad.(OL-11)
Korps Relawan Bencana di bawah Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) menyelenggarakan rangkaian Psychosocial Support Program bagi anak-anak dan guru terdampak gempa bumi di Kabupaten Poso.
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Kabupaten Poso sebagai kawasan Warisan Geologi (Geoheritage) melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 265.K/GL.01/MEM.G/2025.
Wakil residen RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penanganan korban gempa bumi yang melanda Kabupaten Poso.
Kegiatan ini melibatkan personel Pos Kamtibmas Tamanjeka, Tim Alfa 1, dan Tim Alfa 2. Mereka mengangkat reruntuhan, meja, dan kursi yang rusak akibat gempa.
Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kebutuhan dasar bagi para korban gempa bumi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, telah terpenuhi
SATGAS III Preventif Operasi Madago Raya Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah menggelar razia kendaraan di empat pos keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Minggu (10/8).
WAKIL Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan penerapan pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pelaksanaan pilkada dapat menghemat anggaran secara signifikan.
Wali Kota Crans-Montana meminta maaf setelah terungkap Bar Le Constellation, lokasi kebakaran maut yang menewaskan 40 orang, tidak diaudit sejak 2019.
Apakah perjalanan Grab bisa direkam suaranya? Pertanyaan ini kerap muncul terkait keamanan, dokumentasi pribadi, hingga bukti jika terjadi hal tidak diinginka
Survei Gallup memang menjadi bukti bahwa Indonesia kompetitif dan aman bagi Warga Negara Asing (WNA), namun aspek perlindungan internal tetap harus dibenahi.
Penyesuaian yang dilakukan Washington dinilai sejalan dengan pandangan Rusia.
Analis Politik Senior dan Pendiri Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), Boni Hargens mengapresiasi Polri yang menempati urutan ketiga terbaik di dunia berdasarkan penilaian WISPI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved