Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
DIREKTUR Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejaskaan Agung membenarkan pihaknya telah memeriksa sejumlah pejabat Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta terkait skandal impor emas. Kendati demikian, ia tidak merinci siapa saja pihak-pihak yang diperiksa penyidik Gedung Bundar.
"Sudah mulai memanggil beberapa pejabat beacukai di Soetta," kata Febrie saat dikonfirmasi Media Indonesia, Kamis (1/7).
Sejauh ini, Febrie belum menjelaskan duduk perkara kasus yang digaungkan oleh anggota Komisi III Fraksi PDIP Arteria Dahlan dalam rapat dengar pendapat bersama Jaksa Agung pada Senin (14/6) lalu. Ia juga belum bisa memastikan kerugian yang ditimbulkan mencapai triliunan rupiah.
"Masih penyelidikan, nanti dulu," tuturnya.
Baca juag : Kepala Sekolah dan Bendahara Jadi Tersangka Korupsi Dana BOS
Sebelumnya, JAM-Pidsus Kejagung Ali Mukartono menyebut sedang mencari celah hukum agar pihaknya dapat mengusut skandal tersebut. Ali menyebut sedang berupaya untuk berinovasi menerapkan Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang mengatur soal unsur merugikan perekonomian negara.
"Saya coba untuk ini merugikan perekonomian negara," katanya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (14/6).
Dalam rapat tersebut, Arteria menjelaskan penyelewengan terjadi dengan modus merubah data emas yang masuk dari Singapura di Bandara Soetta. Emas yang masuk dari Singapura awalnya berbentuk setengah jadi, namun saat masuk ke Indonesia, labelnya diubah menjadi produk emas bongkahan. Hal ini memungkinkan lolosnya pengenaan pajak. (OL-7)
Pada SEA GamesĀ 2023 di Kamboja, tim renang Indonesia meraih tiga emas.
MERAYAKAN Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke-80, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meluncurkan emas edisi khusus Gift Series bertajuk Simfoni Ibu Pertiwi.
Ilmuwan SLAC berhasil ukur suhu atom emas yang dipanaskan hingga 19.000 Kelvin tanpa meleleh. Terobosan ini bisa jadi kunci pengembangan energi fusi masa depan.
SURIAH saat ini menghadapi krisis kemanusiaan besar akibat perubahan iklim, konflik geopolitik, dan penurunan curah hujan.
Sebagian besar emas yang ada di Bumi berasal dari luar angkasa. Ketika bintang-bintang raksasa meledak dalam peristiwa supernova atau saat bintang neutron bertabrakan
Kepala Divisi Bisnis Bullion PT Pegadaian Kadek Eva Suputra menegaskan tengah menggenjot pemanfaatan emas idle atau emas yang dimiliki masyarakat namun tidak digunakan secara produktif.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved