Selasa 22 Juni 2021, 13:15 WIB

Taufik Madjid: Kemendes Terus Giatkan Reformasi Birokrasi

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Taufik Madjid: Kemendes Terus Giatkan Reformasi Birokrasi

Ist/Kemendes PDTT
Sekjen Kemendes PDTT Taufik Madjid didamping Kabiro Kepegawaian Fajar Tri Suprapto membuka pelaksanaan Assessment Center di Jakarta.

 

SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Taufik Madjid membuka Kegiatan Assesment Potensi yang diadakan Biro Kepegawaian dan Organisasi di Operational Room pada Selasa (22/06/2021).

Dalam arahannya, Taufik Madjid mengingatkan kepada peserta untuk meningkatkan kompetensi meski situasi pandemi masih terjadi. 

Taufik Madjid juga menegaskan, Kemendes PDTT akan terus melaksanakan arahan Presiden Jokowi berkaitan dengan reformasi birokrasi.

"Kita membentuk ASN (aparatur sipil negara) yang berkompetensi, memiliki daya saing, dan memberikan sesuatu yang terbaik untuk Kementerian, negara, dan bangsa," paparnya.

"Banyak hal yang sudah dan akan terus dilakukan mulai restrukturisasi di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Secara masif Kementerian Desa sudah melakukan penyetaraan secara cepat sesuai arahan Presiden melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi," tambah Taufik Madjid.

Reformasi Birokrasi sedang dilakukan Kemendes PDTT sesuai visi misi Presiden Joko Widodo poin ke-4 yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 384 Tahun 2019 tentang Langkah Strategis dan Konkret Penyederhanaan Birokrasi.

Taufik Madjid berharap semua bentuk pelayanan dapat dilaksanakan secara cepat dengan adanya restrukturisasi tersebut.

"Dengan dilakukannya strukturalisasi diharapkan pemerintahan menjadi lincah, kuat, ramping, responsif, akurat, dan melakukan pelayanan dengan cepat," jelas Taufik Madjid.

Kegiatan Assesment Potensi dilaksanakan dalam beberapa gelombang ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat yaitu memperhatikan jarak antar peserta. Setiap meja hanya satu peserta. (RO/OL-09)

Penyemprotan disinfektan pada kursi dan meja sebelum dan sesudah test. Pengukuran suhu tubuh sebelum masuk dan disediakan hand sanitizer. 

Jumlah peserta maksimal 25% dari kapasitas ruangan dan setiap peserta menggunakan masker medis, tidak diperkenankan pakai masker kain.

Gelombang pertama dilaksanakan pada 22 sampai 23 Juni 2021 dengan maksimal 50 peserta. (RO/OL-09)

Baca Juga

MI/Susanto

44 Eks Pegawai KPK yang tidak Lolos TWK Jalani Orientasi Usai Dilantik sebagai ASN Polri

👤Siti Yona Hukmana 🕔Selasa 07 Desember 2021, 15:20 WIB
Giri mengatakan orientasi itu nantinya berisi pengenalan pengetahuan terkait pegawai negeri sipil (PNS) dan ASN, serta organisasi...
MI/ADAM DWI.

Kejagung Cari Tindak Pidana Lili Pintauli dari Laporan MAKI

👤tri subarkah 🕔Selasa 07 Desember 2021, 15:07 WIB
Direktur Penyidikan JAM-Pidsus Supardi mengtakan laporan itu sudah ditindaklanjuti anak...
ANTARA FOTO/Fauzan

Cegah Omicron Masuk DPR dilarang ke Luar Negeri

👤Sri Utami 🕔Selasa 07 Desember 2021, 14:33 WIB
Keputusan tersenut diambil dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR R yang dilaksanakan di Gedung DPR,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya