Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDASARKAN survei yang dikakukan oleh Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) mayoritas publik tidak setuju apabila Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjabat sebagai presiden selama tiga periode.
Sebesar 74% masyarakat menghendaki agar aturan yang mengatur masa jabatan presiden maksimal dua kali tetap dipertahankan.
"Secara umum (52,9%) publik tidak setuju apabila Presiden Jokowi kembali menjadi calon presiden untuk ketiga kalinya," jelas Direktur Komunikasi Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) Ade Armando saat memaparan secara virtual hasil survei terhadap amandemen presidensialisme dan DPD, Minggu (20/6).
Ade menjelaskan pada tingkat dasar, 74% publik ingin presiden 2 periode saja. Namun ketika disodorkan nama Jokowi untuk kembali menjadi calon pada 2024, jawaban para pendukung '2 periode' nampak goyah. Hal ini menunjukkan bahwa Jokowi masih memiliki pengaruh yang kuat terhadap publik.
"Banyak yang goyah sehingga tidak lagi 74% yang menolak Jokowi kembali menjadi calon meskipun yang menolak Jokowi menjadi calon tetap mayoritas sebanyak 52,9%," paparnya.
Adapaun Jumlah publik yang setuju Jokowi menjabat presiden selama 3 periode hanya 40,2%. Sementara yang tidak mejawab dalam survei tersebut sebanyak 6,9%.
Sementara itu, jika dilihat dari latar belakang pemilih berdasarkan partai, massa PDIP merupakan massa pemilih terbanyak sebesar 66% yang mengingikan Jokowi menjabat presiden selama 3 periode.
Sementara massa pemilih Gerindra, Demokrat, dan PKS menjadi massa pemilih partai yang paling banyak menolak gagasan Jokowi 3 periode.
"Pendapat bahwa Jokowi harus maju untuk ketigakalinya tidak disetujui terutama oleh massa pemilih Gerindra (78%), PKS (78%), Demokrat (71%)," paparnya.
Menanggapi hasil survei tersebut dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua MPR dari Fraksi PDIP Ahmad Basarah menuturkan bahwa gagasan untuk mengembalikan Garis Besar Haluan Negara (GBHN) merupakan gagasan yang penting.
Hal tersebut dibutuhkan agar proses pembangunan bangsa yang tidak keluar dari garis haluan meski adanya pergantian presiden.
"Kita butuh GBHN agar proses pembangunan bangsa bisa berkelanjutan untuk mencegah ego sektoral ketika ada pergantian pemimpin yang bisa menghentikan pembangunan bangsa," pungkasnya.
Basarah menjelaskan saat ini konstitusi belum mengatur tentang sanksi bagi presiden yang tidak melanjutkan program pembangunan dari presiden sebelumnya. Oleh karena itu muncul gagasan oleh MPR agar pemimpin terpilih tidak boleh keluar dari road map nasional yang sudah disepakati di MPR.
"Jadi kalau Pak Jokowi bilang pindah ibu kota dan presiden berikutnya bilang batalkan ya tidak ada larangan apa-apa. Yang diatur nanti ialah pokok-pokok haluan negara," paparnya. (Uta/OL-09)
Data survei juga mengungkap fakta menarik bahwa penolakan ini tidak terkonsentrasi pada satu kelompok demografi atau politik tertentu
Peneliti Core Indonesia, Eliza Mardian, menyarankan agar pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) demi melindungi konsumen akhir.
Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) per Juli 2025 menunjukkan bahwa pertumbuhan tabungan masyarakat dengan nominal di bawah Rp100 juta hanya mencapai 4,76% (yoy).
Hasil survei nasional ungkap tantangan dan rumuskan arah kebijakan baru.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
Berdasarkan survei, mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Polri dan berharap dapat menjadi simbol supremasi sipil.
Berdasarkan survei itu, Fernando menjelaskan secara umum masyarakat masih menaruh harapan besar kepada penegakan hukum meski saat ini tengah mendapat sorotan.
Sejak berhasil mendapatkan pendanaan Seri A tahun 2022 lalu, Populix mengaku berupaya memperluas akses masyarakat terhadap riset.
Menteri Agama Nasaruddin Umar dinyatakan terbaik karena dianggap berhasil menurunkan ongkos naik haji.
Kemenangan tersebut merupakan kemenangan bersama. termasuk dua paslon lain yang terlibat pada kontestasi Pilkada Serentak 2024.
PASANGAN M Toha-Rohman mengalami peningkatan elektabilitas di Pilkada Musi Banyuasin berdasarkan survei FIXPOLL Indonesia.
KE manakah 'berlabuh' suara pendukung Anies Baswedan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta? Kiranya jawabannya bukan 'golput' atau tidak menggunakan hak pilih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved