Minggu 20 Juni 2021, 08:26 WIB

Adelin Lis Bakal Dikarantina Sebelum Dijebloskan ke Bui

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
Adelin Lis Bakal Dikarantina Sebelum Dijebloskan ke Bui

ANTARA/Hafidz Mubarak A
Terpidana kasus pembalakan liar Adelin Lis dihadirkan saat konferensi pers terkait pemulangannya di Kejaksaan Agung, Jakarta, Sabtu (19/6).

 

TERPIDANA kasus pembalakan liar Adelin Lis tidak akan langsung dijebloskan ke penjara. Dia akan dikarantina dulu untuk menghindari penyebaran covid-19 di dalam penjara.

"Kami akan menyampaikan setelah 14 hari terpidana ini kita karantina," kata Kapuspen Kejaksaan Agung (Kejagung) Leonard Eben Ezer Simanjuntak di Jakarta, Minggu (20/6).

Leonard mengatakan karantina itu akan dilakukan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba cabang Kejagung. Kejagung akan mencari lokasi penahanan Adelin selama menjalani karantina.

Baca juga: Jaksa Agung Sebut Pemulangan Adelin Lis Berkat Sinergi Ri-Singapura

"Nanti kita lihat apakah ini kita akan berkoordinasi dengan ditjen permasyarakatan," ujar Leonard.

Buron terpidana pembalakan liar di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara ini pernah melarikan diri ke Tiongkok dan ditangkap pada 2006.

Namun, Adelin melarikan diri setelah puluhan orang tidak dikenal mengeroyok 4 petugas KBRI yang mengawalnya. Namun, dia bisa ditangkap lagi setelah dibantu kepolisian Beijing.

Pada 2008, Adelin kembali melarikan diri sampai tertangkap lagi Maret tahun 2021 di Singapura. Sebelum buron, Adelin dipidana 10 tahun penjara, denda Rp1 miliar rupiah, dan uang penganti 119 miliar rupiah untuk kasus tindak pidana korupsi. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Tersangka Kasus Perindo Sempat Keliling Jakarta dan Berupaya Lari

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 23:58 WIB
IG sempat berkeliling di wilayah Jakarta sebelum akhirnya datang ke Gedung Bundar...
Dok kemenhub

Kemenhub Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Covid-19 Libur Nataru

👤RO/Micom 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 23:30 WIB
Libur nataru jangan sampai merusak upaya mengendalikan covid-19 yang telah...
Antara/Jessica Helena Wuysang.

Korupsi Komisi Agen, Pejabat Askrindo Jadi Tersangka

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 20:27 WIB
Selain itu, ia juga membagi dan menyerahkan share komisi yang ditarik secara tunai di AMU kepada empat orang di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya