Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus berupaya mewujudkan kedamaian dan kesejahteraan masyarakat di Papua.
Salah satu cara yang dilakukan ialah dengan membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat setempat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, hingga jajaran Pemerintah.
"Tujuan dari dialog ini pada akhirnya yaitu untuk mewujudkan Papua yang damai, Papua yang sejahtera. Untuk bisa ke arah sana, Papua yang aman terlebih dahulu yang harus kita wujudkan ke depan," ujar Kepala BNPT Boy Rafli melalui keterangan resmi, Sabtu (12/6).
Mantan Kapolda Papua itu menyebut inisiatif BNPT dalam menggelar dialog nasional merupakan bagian dari upaya mencari solusi, terutama terkait persoalan aksi-aksi kekerasan yang terjadi di Bumi Cendrawasih dalam beberapa waktu terakhir.
Tindakan-tindakan kekerasan oleh kelompok kriminal bersenjata di sejumlah wilayah di mengakibatkan banyak jatuh korban jiwa baik dari kalangan masyarakat sipil dan aparat keamanan.
Baca juga: Satgas Nemangkawi Tangkap Anggota KKB yang Sempat Buron
Guna meredam berbagai tindak kekerasan di itu, menurut Boy, diperlukan pendekatan-pendekatan yang mengarah pada komunikasi untuk membangun kesejahteraan.
"Masalahnya adalah bagaimana kita melakukan komunikasi yang konstruktif antara unsur-unsur di pemerintahan dengan masyarakat, sehingga kita bisa mendengar secara langsung apa yang diinginkan oleh masyarakat. Dari situ kita tahu pendekatan apa yang tepat yang dapat kita lakukan," ucapnya.
Ia meminta para tokoh Papua terus berperan aktif memperjuangkan dan mendorong terciptanya iklim yang damai dan menjauhkan kekerasan di Tanah Papua.
"Kita sudah menjadi negara demokrasi, tentunya tidak boleh ada kekerasan. Kalau masih ada kekerasan di dalam negara demokrasi, pasti indeks demokrasinya bermasalah. Kekerasan apa pun yang mendatangkan ketidakbaikan apalagi mendatangkan kematian bagi pihak lain sangat tidak dibenarkan," tandas Boy.(OL-4)
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
BNPT mencatat 230 donatur aktif mendukung kelompok teroris dari 2023-2025, dengan pendanaan mencapai Rp5 miliar.
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkapkan ancaman terorisme di Indonesia, pada kurun 2023 hingga 2025, konsisten dan adaptif.
REMAJA dan anak-anak sekarang dinilai lebih rentan terhadap paparan paham radikal di ruang digital. Kondisi ini dinilai berbahaya karena kelompok usia tersebut dalam fase pencarian jati diri.
BNPT mengungkapkan ada 27 rencana serangan terorisme yang berhasil dicegah dalam tiga tahun terakhir, dengan ratusan pelaku terafiliasi ISIS ditangkap.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gim online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
KEPALA BNPT Eddy Hartono menyoroti secara mendalam fenomena memetic radicalization yang kini menjadi ancaman nyata bagi generasi muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved