Selasa 18 Mei 2021, 18:14 WIB

John Kei Bantah Serang dan Berencana Membunuh Nus Kei

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
John Kei Bantah Serang dan Berencana Membunuh Nus Kei

Antara
John Kei

 

John Kei di Pengadilan Negeri Jakarta Barat kembali menyampaikan bantahannya terkait tuduhan penyerangan dan pembunuhan berencana terhadap Nus Kei pada Minggu (21/5/2020).

Baca juga : Sidang Dakwaan John Kei Digelar Hari Ini Secara Daring

Bantahan ini kembali disampaikan John Kei dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (18/5), dengan agenda pembacaan pledoi.

"Demi Tuhan saya difitnah dan ini semua terjadi ketika saya memperjuangkan hak-hak saya ketika mencari keadilan di jalur hukum negara, saya hanya memberikan kuasa pada pengacara saya untuk mencari solusi atas utang piutang yang ditipu o anak buah saya sendiri," ujar John Kei.

Sedangkan pengacara John Kei, Anton Sudanto juga membantah yang dituduhkan di rumah John Kei terdapat papan tulis yang berisi nama-nama target pembunuhan.

"Semua itu tidak benar, seperti disampaikan putri John Kei yang hadir sebagai saksi, papan itu bertuliskan jadwal beribadah ke gereja setiap minggunya," kata Anton.

Anton optimis kliennya tidak bersalah dari bukti serta saksi-saksi yang dihadirkan di pengadilan.
"Seperti saya uraikan tidak ada satupun bukti, saksi, petunjuk surat maupun keterangan yang mengarah kepada pembunuhan," kata Anton.

Anton berharap kasus yang dihadapi kliennya dapat diputus seadil-adilnya.

Dalam persidangan sebelumnya Jaksa Penuntut Umum menuntut 18 tahun penjara terhadap terdakwa John Kei.

Menurut JPU, John Kei sebagai penganjur atas terbunuhnya seorang anak buah Nus Kei yakni Yustus Corwing alias Erwin.

John Kei didakwa melanggar Pasal 340 KUHP dengan ancaman pidana 20 tahun penjara.

Selain itu, John juga dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia dan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan senjata tajam. (Ant/OL-12)

Baca Juga

DOK Iluni UI

Iluni UI Luncurkan Gerakan Kohesi Kebangsaan

👤Widhoroso 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 22:39 WIB
KETUA Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) Andre Rahadian mendorong agar semangat Sumpah Pemuda menjadi penggerak dalam...
Antara

KPK Usut Kasus Dana Insentif Daerah Kabupaten Tabanan Bali

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 21:58 WIB
Kasus itu merupakan pengembangan dari perkara mantan pegawai Kementerian Keuangan Yaya...
Dok Golkar

Golkar Buka Peluang Koalisi Dengan PDIP

👤RO/Micom 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 20:15 WIB
Penentuan capres dan cawapres harus dilihat dari tingkat keterpilihan, popularitas dan elektabilitas para...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kebut Penyelesaian Sanksi WADA

Satgas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA akan bekerja lebih cepat mengingat jadwal kompetisi internasional yang padat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya