Sabtu 01 Mei 2021, 20:13 WIB

Kejagung Bela Jaksa 'Nakal' Chaerul Amir

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Kejagung Bela Jaksa

Dok Kejagung
Kaspupenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak

 

KEPALA Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, merespons pemberitaan tentang pencopotan Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Urusan Negara (JAM-Datun), Chaerul Amir, dari jabatannya karena penyalahgunaan wewenang.

Leonard menyebut Chaerul tidak meminta uang terkait dugaan penipuan dengan modus menawarkan penangguhan penahanan terhadap Christian Halim, tahanan Polda Jawa Timur.

"Pak CA tidak meminta," kata Leonard kepada Media Indonesia, Sabtu (1/5).

Menurut Leonard, penyalahgunaan wewenang tidak terjadi saat Chaerul menjabat Sekretaris JAM-Datun, melainkan di jabatan lamanya, yaitu Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Bidang Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum).

Disinggung soal bentuk penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Chaerul saat itu, Leonard enggan memaparkan lebih jauh. "Itu saja yang kami dapat," singkatnya.

Sebelumnya, Leonard menyebut Chaerul dijatuhi hukuman berupa pembebasan dari jabatan struktural berdasarkan Keputusan Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-27/B/WJA/04/2021 tanggal 27 April 2021.

Chaerul bisa diangkat lagi dalam jabatan struktural setelah dua tahun sejak keputusan tersebut diteken. Kendati demikian, hal itu harus mendapat persetujuan secara tertulis dari Jaksa Agung.

Berdasarkan keterangan yang dikeluarkan kantor bantuan hukum LQ Lawfirm, dijelaskan bahwa Chaerul dan pengacara bernama Natalia Rusli diduga telah melakukan penipuan dengan modus menawarkan penangguhan penahanan terhadap Christian Halim, tahanan Polda Jawa Timur.

Chaerul dan Natalia diduga menawarkan biaya penangguhan penahanan terhadap orangtua Christian berinisial SK sebesar Rp500 juta. Namun, iming-iming yang ditawarkan keduanya tidak terlaksana. Bahkan, SK kembali dimintai uang sebesar Rp1 miliar.

Atas hal tersebut, SK melalui kuasa hukumnya membuat laporan polisi ke Polda Metro Jaya dengan Chaerul dan Natalia sebagai terlapor. Mereka dilaporkan pada Jumat (26/3) lalu atas dugaan penipuan Pasal 378 KUHP. (OL-8)

 

Baca Juga

antara

Kejagung Periksa Mantan Komisaris ASABRI

👤RO/Micom 🕔Kamis 06 Mei 2021, 09:02 WIB
Pemeriksaan untuk menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT...
 BIRO PERS SETPRES MUCHLIS JR

Presiden ke Jawa Timur Tinjau Pusat Pemasaran Ikan

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 06 Mei 2021, 08:19 WIB
Presiden Joko Widodo bertolak ke Jawa Timur untuk meninjau  Pusat Pemasaran dan Distribusi Ikan (PPDI) Brondong  di...
 ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

WP KPK Nilai Tes Kebangsaan Dibuat Untuk Mendepak Pegawai

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Kamis 06 Mei 2021, 07:23 WIB
Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai tes wawasan kebangsaan merupakan jebakan. Tes itu dinilai disiapkan untuk mendepak para...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya