Jumat 09 April 2021, 14:07 WIB

Survei BI : Keyakinan Konsumen RI Berlanjut Membaik

Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum
Survei BI : Keyakinan Konsumen RI Berlanjut Membaik

MI/Gabriel Langga
Penjual ikan di Pasar Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur. Kabupaten Flores timur, Nusa Tenggara Timur.

 

SURVEI Konsumen (SK) Bank Indonesia pada Maret 2021 mengindikasikan berlanjutnya perbaikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi. Hal ini seiring dengan adanya program vaksinasi covid-19

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono menuturkan perbaikan tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Maret 2021 sebesar 93,4, meningkat dibandingkan dengan 85,8 dan 84,9 pada bulan Februari dan Januari 2021.

"Responden menyampaikan bahwa perkembangan program vaksinasi nasional yang berjalan lancar mendorong perbaikan keyakinan terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi ke depan," jelas Erwin dalam keterangannya, Jumat (9/4).

Persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini juga terpantau menguat oleh BI, tercermin dari indeks

Kondisi Ekonomi (KE) dilaporkan meningkat menjadi sebesar 72,6 dari bulan sebelumnya yang sebesar 65,1.

Baca juga: Wapres Minta Investasi dari Dana Haji Diperluas

Pada Maret 2021, IKK mengalami kenaikan pada seluruh kategori tingkat pengeluaran responden, terutama responden berpengeluaran di atas Rp5 juta per bulan. Dari sisi usia, BI mencatat kenaikan IKK terjadi pada mayoritas di atas 60 tahun.

Ditinjau secara spasial, keyakinan konsumen pada Maret 2021 tercatat meningkat di 12 kota yang menjadi cakupan pelaksanaan surve, dengan kenaikan tertinggi terjadi di Kota Surabaya (26,2 poin), dikuti Manado (15,4 poin) dan Pontianak (13,7 poin).

Erwin juga menjelaskan, responden menyampaikan bahwa perbaikan ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan ditopang oleh membaiknya ekspektasi terhadap ketersediaan lapangan kerja, ekspansi kegiatan usaha, dan penghasilan pada enam bulan yang akan datang.

"Selain itu, persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini terpantau membaik, didorong perbaikan persepsi terhadap ketersediaan lapangan kerja, penghasilan, dan pembelian barang tahan lama," tandas Erwin. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA/PRASETIA FAUZANI

DPR akan Dukung Kebijakan untuk Mendapatkan Vaksin

👤Budi Ernanto 🕔Senin 12 April 2021, 05:35 WIB
Vaksin merupakan barang publik sehingga tidak boleh ada pembatasan terhadap produksi dan...
MI/Ramdani

Terkait Aksi Pencurian, DPR Minta KPK Evaluasi Sistem Pengawasan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 11 April 2021, 20:33 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengevaluasi sistem pengawasan...
Ist

Anggota DPD RI Sesalkan Tindakan Komisaris Pelni Terhadap Ulama

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 11 April 2021, 19:49 WIB
Pembatalan tersebut, menurut Abdul Rachman Thaha, tampaknya lebih merefleksikan ketakutan tak berdasar yang bertemu dengan hasratnya...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Modal Bikin Bank Baru kian Besar

 Di ketentuan RPOJK Bank Umum, bagi perbankan yang baru mau berdiri, diwajibkan memenuhi modal inti Rp10 triliun, termasuk untuk pendirian bank digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya