Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMPOLNAS Kepolisian Nasional (Kompolnas) membeberkan Polri telah menangkap 1.073 terduga teroris di wilayah Indonesia sejak 2018 hingga saat ini.
Juru Bicara Kompolnas, Poengky Indarti menyebut dari keseluruhan yang ditangkap, ada beberapa yang dilepas karena kurang bukti. Namun, Poengky tak dapat merinci data berapa terduga teroris yang dilepas oleh Polri.
"Operasi penangkapan teroris oleh Densus 88 dalam kurun waktu 2018 hingga saat ini telah mampu menangkap 1.173 pelaku teror," ungkap Poengky, Senin (5/4).
Poengky mencontohkan, istri dari terduga teroris di Cianjur berinisial DK yang dilepas Polri karena tak cukup barang bukti.
"DK, perempuan, istri salah satu terduga teroris Cianjur, yang dibebaskan karena dianggap tidak terbukti," tutur Poengky.
Baca juga: Tim Virtual Police Dinilai Bisa Lawan Penyebaran Radikalisme
Poengky mengatakam bahwa data lengkap soal pemangkapan atau pelepasa teroris ada di pihak Pol Polri.
Biasanya, lanjut Poengky, pemeriksaan yang tidak terbukti, akan dibebaskan oleh Densus.
Poengky menyatakan adanya penindakan hukum lewat penangkapan itu berhasil turut mengamankan sejumlah kegiatan-kegiatan nasional maupun internasional yang terselenggara di Indonesia.
Acara seperti, Pilkada 2018 dan 2021, Pemilu 2019 serta Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang dan serta kegiatan IMF/World Bank Meeting di Bali.
"Banyak yang ditangkap. Karena memang cukup bukti keterlibatan mereka di jaringan teroris," pungkasnya.
Seperti diketahui, akhir-akhir ini telah terjadi aksi teror oleh teroris di Indonesia. Salah satunya terjadi aksi bunuh diri menggunakan bom oleh pasangan suami istri berinisial L dan YSF di depan Gereja Katedral, Makassar, Minggu (28/3).
Kemudian, tiga hari berselang, terjadi aksi penyerangan di Mabes Polri, Jakarta. ZA yang menggunakan pakaian hitam dan penutup kepala berwarna biru masuk ke dalam kawasan Mabes Polri.
Terduga teroris tersebut sempat menodongkan senjata api kepada aparat yang sedang bertugas di sekitar gerbang Mabes Polri.
Tidak menunggu lama, terduga teroris berjenis kelamin perempuan tersebut langsung dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas karena telah mengancam keselamatan. (OL-4)
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
Densus 88 mengungkap fakta mengejutkan: remaja pelaku penusukan di Moskow menuliskan 'Jakarta Bombing 2025' di senjatanya, terinspirasi insiden SMA Negeri 72.
Anggota Polres Tasikmalaya membantu Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri terkait penangkapan dan penggeledahan oleh Densus 88
Pada eklarasi tersebut, sekitar 1.400 orang perwakilan mantan anggota Jamaah Islamiyah siap kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Densus 88 Antiteror Polri mengungkapkan peran tiga terduga teroris jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) berinisial RR, MW, AS, yang ditangkap di Sulawesi Tengah, Kamis (19/12).
Berbagai aktivitas tersebut terjadi di tengah fenomena penurunan serangan teroris di Indonesia atau zero terrorist attack sepanjang tahun 2023 sampai 2024.
KAPOLRES Tasikmalaya Ajun Komisaris Haris Dinzah mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Mantan Komisioner KPK 2011-2015, Bambang Widjojanto penggunaan bodycam pada aparat polisi sangat penting dalam penanganan aksi unjuk rasa yang kerap menghadirkan potensi gesekan.
Pengadilan Negeri Jakarta Utara telah menolak praperadilan yang diajukan AJ sehingga status tersangka sah dan sesuai prosedur.
Kedudukan Polri saat ini merupakan hasil keputusan politik hukum yang telah final.
Kepolisian merupakan unsur utama dalam pembentukan negara modern.
PRESIDEN Prabowo Subianto akhirnya membentuk Komisi Percepatan Reformasi Polri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved