Kamis 01 April 2021, 20:32 WIB

Selain BLBI, KPK Isyaratkan Kemungkinan SP3 Kasus Lain

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Selain BLBI, KPK Isyaratkan Kemungkinan SP3 Kasus Lain

Antara/Indrianto Eko Suwarso
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menghentikan penyidikan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Selain BLBI, KPK membuka peluang untuk penghentian penyidikan atau SP3 untuk kasus lain yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan berlaku.

"Terkait kemungkinan SP3 lagi tentu kita akan melihat case by case (kasus per kasus). Ada beberapa kasus yang lama dan beberapa tersangkanya itu sudah tidak bisa lagi mengikuti pemeriksaan karena sakit parah atau sakit permanen sehingga tidak layak diajukan ke persidangan," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers, Kamis (1/4).

Alexander menambahkan, peluang SP3 untuk tersangka yang tak layak diproses tidak ditentukan oleh KPK semata. Komisi akan meminta opini dari dokter untuk menentukan kelayakan seorang tersangka untuk menjalani proses hukum.

"Tentu nanti setelah kami mendapatkan second opinion dari dokter yang menyatakan bahwa tersangka itu memungkinkan lagi untuk dilanjutkan proses penyidikannya, tentu akan kami terbitkan juga SP3-nya," katanya.

Baca juga : Alasan KPK Terbitkan SP3 Kasus BLBI

"Kami juga tidak ingin menggantung nasib seseorang dalam ketidakpastian tersebut," imbuh dia.

KPK menghentikan penyidikan kasus BLBI dengan tersangka Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim. KPK menerbitkan SP3 untuk keduanya imbas dari vonis lepas mantan Kepala Kepala Badan Penyehatan Perbankan Negara (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung.

Penghentian penyidikan itu menjadi yang pertama dilakukan KPK setelah undang-undang hasil revisi atau UU Nomor 19 Tahun 2019 memberikan kewenangan untuk penerbitan SP3. (OL-7)

Baca Juga

Dok Pemprov Jateng

Survei Indikator: Duet Ganjar-Erick Kandidat Terkuat Pilpres 2024

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Desember 2021, 00:40 WIB
"Dukungan Ganjar-Erick 31,1% berimbang dengan Anies-Sandi 30,8%, baru kemudian Prabowo-Puan 28,1%," ujar...
dok.medcom

Bripda Randy Bagus Dipecat dengan Tidak Hormat

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Desember 2021, 20:38 WIB
Bripda RB juga akan diproses pidana sesuai dengan pelanggaran yang...
dok cyrus

Habisnya Masa Jabatan Akan Mengubah Peta Dukungan Politik

👤RO/Micom 🕔Minggu 05 Desember 2021, 20:32 WIB
Hasil survei dari lembaga-lembaga yang kredibel selalu menempatkan tiga nama teratas, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya