Kamis 01 April 2021, 17:55 WIB

Mendagri Tito Ingatkan Potensi Konflik Sosial, Rekatkan Sinergi

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Mendagri Tito Ingatkan Potensi Konflik Sosial, Rekatkan Sinergi

Ist/Kemendagri
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat menutup Rapat Kerja Tematik Program Kegiatan dengan Tema Sinergitas Penanganan Konflik Sosial.

 

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan pentingnya daerah memiliki  tim penanganan konflik sosial.

Hal itu disampaikan Mendagri Tito Karnavian, saat menutup secara resmi  Rapat Kerja Tematik Program Kegiatan dengan Tema Sinergitas Penanganan Konflik Sosial di Daerah, di Banjarmasin Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (1/4/2021) siang.

Dalam acara penutupan berlangsung Mahligai Pancasila yang juga dihadiri secara virtual oleh para kepala daerah seluruh Indonesia ini, Tito mengatakan pentingnya identifikasi perbedaan kepentingan dan identifikasi common interest. 

"Karena kedua hal tersebut adalah dasar dari sistem penanganan konflik. Saat perbedaan kepentingan dan common interest diketahui, tim penanganan konflik dapat mengendalikan atau menekan perbedaan kepentingan dan mengangkat persamaan atau common interest," jelas Mendagri. 

Tito menegaskan bahwa tujuan utama yang diharapkan agar pihak yang berkonflik sadar bahwa mereka adalah satu dan tidak seharusnya konflik terjadi.

Selanjutnya, Tito juga menyampaikan dalam hal penanganan konflik diperlukan sinergi dan kerja sama antara seluruh lapisan, baik dari pemerintah pusat, pemerintah tingkat I, dan pemerintah tingkat II.

"Bahkan sampai ke tingkat pemerintahan desa. Di mana tim penanganan konflik ini dapat dipimpin oleh kepala instansi ataupun kepala daerah untuk saling merekatkan bersinergi," paparnya.

Tito juga menekankan pentingnya keberadaan tim atau lembaga penanganan konflik, yang didalamnya terdapat 3 tim. Yaitu tim pencegahan, tim penghentian, dan tim pemulihan.

Untuk tim pemulihan, Tito sampaikan bahwa salah satu tahapan dalam pemulihan adalah rekonstruksi fisik yang perlu dilaksanakan dengan cepat untuk minimalisir efek trauma yang mungkin dialami oleh masyarakat yang terdampak konflik.

Dalam akhir pengarahannya, Tito mengimbau agar seluruh Daerah di Indonesia sudah milik tim penanganan konflik dalam 3 bulan ke depan.

“Keseriusan menangani konflik sosial menjadi penting di negara yang sangat plural dan penuh keberagaman ini yang sarat dengan potensi konflik. Saya meminta kepada Kepala Daerah, terutama yang belum memiliki tim penanganan konflik, untuk segera membentuk tim penanganan konflik setidaknya dalam waktu 3 bulan”.

Sementara itu Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA, mengungkapkan apresiasi dan terima kasih atas arahan Mendagri.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang berhadir  baik secara langsung maupun virtual.

“Selaku tuan rumah acara pada hari ini, kami menyambut baik dan mudah-mudahan dapat menjadi penyemangat kita kembali untuk terus melakukan upaya mitigasi sebelum konflik terjadi. Karena sungguh lebih efektif  kiranya kalau mitigasi kita lakukan dibandingkan dengan rehab pasca konflik," papar Safrizal. (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal H

Lukas Enembe Diminta Serahkan Rekam Medis Resmi Soal Kesehatannya

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Sabtu 24 September 2022, 23:45 WIB
"Alasan ketidakhadiran tersangka karena kesehatan tentu juga harus disertai dokumen resmi dari tenaga medis supaya kami dapat analisis...
MI/Heri Susetyo

Paska Andika Perkasa, Panglima TNI dari AL, AU atau AD Lagi Ya?

👤Muhamad Fauzi 🕔Sabtu 24 September 2022, 23:20 WIB
PANGLIMA TNI, Jenderal Andika Perkasa akan memasuki masa pensiun sebagai prajurit TNI pada Desember 2022. Penggantinya dari matra AU, AL...
MI/Susanto

Kritik AHY ke Jokowi Soal Infrastruktur Dinilai Sebagai Langkah Bunuh Diri

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Sabtu 24 September 2022, 23:12 WIB
“Infrastruktur itu backbone politik Jokowi. Kepuasaan publik di bidang infrastruktur memuaskan. Wajah politik Jokowi itu wajah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya