Rabu 31 Maret 2021, 15:25 WIB

AHY Berterima Kasih kepada Jokowi, Mahfud MD, Yasonna Laoly

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
AHY Berterima Kasih kepada Jokowi, Mahfud MD, Yasonna Laoly

Antara/M Risyal Hidayat.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY.

 

KETUA Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengapresiasi keputusan pemerintah yang menolak mengesahkan kepengurusan Moeldoko hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang. AHY bersyukur atas keputusan itu dan menegaskan tidak ada dualisme kepemimpinan di Demokrat.

"Artinya tidak ada dualisme di tubuh Partai Demokrat. Saya tegaskan sekali lagi, tidak ada dualisme di tubuh Partai Demokrat. Ketua Umum Partai Demokrat yang sah adalah Agus Harimurti Yudhoyono," kata AHY dalam konferensi pers di kantor DPP Demokrat, Jakarta, Rabu (31/3).

Menurut AHY, keputusan pemerintah merupakan penegasan terhadap legalitas dan konstitusionalitas Partai Demokrat. Kepengurusan dan konstitusi partai yang sah, imbuhnya, yakni AD/ART yang dihasilkan Kongres V pada 2020.

"Dengan kerendahan hati, kami menerima keputusan tersebut. Kami bersyukur keputusan pemerintah ini adalah kabar baik bukan hanya untuk Partai Demokrat, tetapi juga bagi kehidupan demokrasi di Tanah Air. Alhamdulillah hukum telah ditegakkan dengan sebenar-benarnya dan seadil-adilnya," kata AHY.

AHY mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Presiden Jokowi yang telah menunaikan janji pemerintah dalam kisruh itu. Penghargaan juga disampaikannya kepada Menko Polhukam Mahfud MD dan Menkumdan HAM Yasonna Laoly.

Sebelumnya, Menkum dan HAM Yasonna Laoly mengumumkan pemerintah menolak pendaftaran hasil KLB Partai Demokrat di Deli Serdang yang memilih Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebagai ketua umum. KLB itu dinilai tidak memenuhi persyaratan dan AD/ART partai.

Yasonna menjelaskan KLB Deli Serdang tak bisa memenuhi dokumen persyaratan terkait perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), dan mandat dari para Ketua DPD serta Ketua DPC itu. "Kami sampaikan sejak awal pemerintah objektif dan transparan dalam memberi keputusan tentang persoalan partai politik ini," kata Yasonna. (OL-14)

Baca Juga

Antara

Demokrat: Kepastian Jadwal Pemilu 2024 Bantu Parpol Fokus Konsolidasi

👤Ant 🕔Senin 24 Januari 2022, 23:58 WIB
Herzaky menyampaikan Demokrat sejak awal menyetujui usulan...
MI/M IRFAN

PKB Gembira Pemilu 2024 Berbarengan dengan Hari Kasih Sayang

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 24 Januari 2022, 22:00 WIB
PKB mengusulkan agar pemungutan suara Pemilu 2024 dilaksanakan di antara bulan Januari sampai Maret...
Antara

PKS: KPU Harus Segera Siapkan Regulasi Pemilu 2024

👤Emir Chairullah 🕔Senin 24 Januari 2022, 21:45 WIB
Ditetapkannya 14 Februari 2024 sebagai hari penyelenggaraan pemilu menyebabkan waktu persiapan penyelenggara pemilu semakin...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya