Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi Kejaksaan Barita LH Simanjuntak meminta Korps Adhyaksa konsisten dalam melakukan penyidikan kasus-kasus korupsi. Hal ini merespons dari wacana mengenai penghentian proses penyidikan terhadap dugaan korupsi di BP Jamsostek maupun Pelindo II.
"Tentunya kita berharap agar Kejaksaan tetap konsisten dan berani mengungkap kasus-kasus megakorupsi," kata Barita kepada Media Indonesia melalui keterangan tertulis, Sabtu (20/3).
Barita menilai penyidik Kejaksaan Agung mampu menangani perkara tersebut. Sebab, sudah ada presden baik dalam membongkar kejahatan korupsi yang menelan kerugian keuangan negara tinggi, semisal skandal di Asuransi Jiwasraya maupun PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI).
Terkait penyidikan Pelindo II, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejagung, Febrie Ardiansyah, mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu gelar perkara. Ia mengatakan keputusan untuk menghentikan atau melanjutkan penyidikan ada di tangan Jaksa Agung maupun JAM-Pidsus.
"Yang jelas kita lihat fakta hukumnya nanti dari penelitian dokumen-dokumen yang diminta dari forum ekspose. Kalau seandainya nanti tidak cukup alat bukti, yang jelas kebijakan pimpinan juga akan diputuskan segera. Yang jelas, ini tidak akan kita buat berlarut-larut penangannnya," jelas Febrie.
Di sisi lain, Ali Mukartono juga mengatakan proses penyidikan terhadap BP Jamsostek maupun Pelindo II bisa dihentikan jika tidak ditemukan unsur melawan hukum, meskipun diketahui ada kerugian berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Kalau kerugian itu diakibatkan perbuatan melawan hukum, berarti lanjut. Tapi kalau kerugian itu ada bukan karena melawan hukum, tapi karena risiko bisnis, kan nggak bisa," terang Ali.
Kepada Media Indonesia, pakar hukum pidana Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad mendorong pihak Kejagung untuk terus melanjutkan proses hukum terhadap dua perkara tersebut. Sebab, dua kasus itu telah membuat heboh masyarakat.
Terlebih, proses penyidikan yang dilakukan oleh Kejaksaan tidak dibatasi jangka waktu. Ini berbeda dengan penyidikan oleh KPK yang masa kadaluarsanya dua tahun. (OL-8)
Refly mengaku baru dapat informasi bahwa saksi dan ahli meringankan itu dipanggil untuk diperiksa pada Selasa (20/1).
Mereka ialah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo, Ahli Digital Forensik Rismon Hasiholan Sianipar, dan Dokter Tifauziah Tyassuma alias dokter Tifa.
KPK kini mendalami alasan keberadaan kendaraan dinas Pemkab Toli Toli di rumah Albertinus. Ada barang bukti lain yang juga disita penyidik.
KETUA Yayasan Silmi Kaffah Rancamulya KH Ahmad Yazid Basyaiban atau Gus Yazid ditangkap di kediamannya di Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (23/12) pukul 22.30 WIB oleh penyidik gabungan Kejaksaan
ICW menyoroti operasi tangkap tangan (OTT) jaksa di Banten oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK. Menurut ICW reformasi di tubuh Kejaksaan lemah.
Sebelumnya, pada 18 Desember 2025, KPK mengonfirmasi penangkapan Ade Kuswara bersama sembilan orang lainnya dalam OTT.
Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung akan menghadirkan sejumlah tokoh sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023.
Fakta persidangan telah membuktikan nilai Rp 2,9 triliun bukanlah kerugian negara. Nilai itu adalah pembayaran Pertamina atas penyewaan tangki BBM milik PT OTM.
Kejaksaan Agung (Kejagung) membeberkan review singkat atas persidangan dugaan rasuah pada pengadaan sistem Chromebook di Kemendikbudristek.
Tim kuasa hukum Martin Haendra Nata menegaskan bahwa seluruh tindakan kliennya dalam perkara tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina telah dijalankan sesuai prinsip GCG.
Anang mengajak masyarakat turut memantau semua proses RJ yang terjadi di Indonesia. Jika mengendus adanya transaksional, masyarakat diharap melapor.
Menurut Anang, perbedaan ini bukan masalah serius. Penyesuaian juga diyakini tidak akan lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved