Senin 01 Maret 2021, 15:55 WIB

KY Buka Lowongan 13 Hakim Agung Ini Syaratnya

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
KY Buka Lowongan 13 Hakim Agung Ini Syaratnya

Antara
Gedung Komisi Yudisial

 

KOMISI Yudisial (KY) membuka penerimaan calon hakim agung (CHA) Tahun 2021 untuk memenuhi permintaan Mahkamah Agung (MA) sesuai Surat Wakil Ketua MA Bidang Nonyudisial Nomor 7/WKMA-NY/SB/2/2021 tentang Pengisian Kekosongan Jabatan Hakim Agung pada Mahkamah Agung (MA) berjumlah 13 hakim agung.

Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY Siti Nurdjanah menjelaskan seleksi kali ini merupakan yang kedua digelar di masa pandemi. Oleh karena Itu, KY memastikan akan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

"KY kembali menggelar seleksi CHA di masa pandemi dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini penting karena KY harus memperhitungkan keselamatan calon dan panitia," ujar Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY Siti Nurdjanah saat menggelar konferensi pers daring, Senin (1/3).

Menurut dia, 13 posisi hakim agung yang dicari itu untuk mengisi dua di kamar perdata, delapan di kamar pidana, satu untuk kamar militer, dan dua untuk kamar tata usaha negara khusus pajak.

Penerimaan usulan calon hakim agung dilakukan secara online melalui situs www.rekrutmen.komisiyudisial.go.id mulai 1 Maret s.d. 22 Maret 2021. Berkas persyaratan beserta softcopynya (disimpan dengan format PDF dalam flash disk/DVD) dimasukkan dalam map plastik untuk dikirim melalui pos ke Komisi Yudisial Republik Indonesia u.p. Sekretariat Panitia Seleksi Calon Hakim Agung, Jl. Kramat Raya No. 57, Jakarta Pusat 10450 Telp: (021) 3905876-77 / 31903661 Fax: (021) 31903661- paling lambat tanggal 22 Maret 2021 (cap pos).

"KY tidak melayani pendaftaran langsung. KY juga meminta kepada para calon agar mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu keberhasilan atau kelulusan dalam proses seleksi," tambah Nurdjanah.

Sesuai komitmen, dalam melakukan seleksi calon hakim agung KY menekankan pada aspek kapasitas dan integritas calon. Dalam prosesnya para CHA akan menjalani serangkaian tahapan seleksi yaitu: seleksi administrasi, seleksi kualitas secara online, seleksi kesehatan dan kepribadian, serta wawancara terbuka yang dilakukan tujuh Anggota KY dan dua pakar. Terakhir, KY akan mengajukan CHA yang lulus seleksi kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan.

"Kemudian calon yang telah mengikuti seleksi dua kali berturut-turut tidak dapat mengikuti seleksi periode ini," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga

ANTARA

Dinilai Cacat Hukum, Muncul Desakan Penundaan Pelantikan Komite BPH Migas  

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 05 Agustus 2021, 21:00 WIB
Hasil uji kelayakan ketua dan anggota komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas)  akhir Juni 2021 dinilai cacat...
Dok. Humas Polda Sumsel

Polisi Usut Motif Anak Akidi Tio Beri Dana Hibah Rp2 Triliun

👤Hilda Julaika 🕔Kamis 05 Agustus 2021, 19:36 WIB
Sejauh ini, kepolisian telah memeriksa lima orang saksi terkait dana hibah dari keluarga pengusaha Akidi Tio. Berikut, segera meminta...
MI / ADAM DWI

Moeldoko Layangkan Somasi Kedua ke ICW, Minta Bukti dalam 3x24 Jam

👤Mediaindonesia 🕔Kamis 05 Agustus 2021, 19:25 WIB
Bila ICW tidak dapat menunjukkan bukti-bukti maka Otto meminta agar ICW mencabut pernyataannya dan meminta maaf kepada Moeldoko secara...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kelola Sampah Makanan Kurangi Efek Gas Rumah Kaca

INDONESIA merupakan negara penghasil sampah makanan terbanyak kedua di dunia.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya