Jumat 26 Februari 2021, 14:45 WIB

Jangan samakan, Presiden Lakukan Tugas Negara, Rizieq Gelar Pesta

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Jangan samakan, Presiden Lakukan Tugas Negara, Rizieq Gelar Pesta

MI/Dwi Apriani
Inas Nasrullah Zubir

 

PERISTIWA kerumunan karena kehadiran Presiden yang terjadi di Nusa Tenggara Timur tidak bisa disamakan dengan kasus Rizieq Shihab. kerumunan masa di Petamburan yang menjerat Rizieq Shihab adalah kerumunan yang diuapayakan melalui undangan.

Kegiatan pak Jokowi adalah acara resmi kegiatan kepemerintahan yang diatur oleh protokoler Negara dengan dasar hukum adalah UU No. 9/2010, Pasal 7, ayat 1, Penyelenggaraan Keprotokolan Acara Resmi dilaksanakan oleh petugas protokol yang merupakan bagian dari kesekretariatan lembaga negara dan/atau instansi pemerintahan.

Sehingga kegiatan tersebut tidak bisa serta merta disamakan dengan kegiatan Rizieq Shihab yang tidak ada kaitan-nya dengan tugas-tugas kepemerintahan.

"Yang perlu mendapat perhatian adalah bahwa upaya mempidanakan Presiden, adalah tegas-tegas perbuatan yang menantang kedudukan TNI karena dalam UU No. 34/2004 Tentang TNI, bahwa salah satu tugas pokok TNI adalah mengamankan Presiden dan wakil presiden beserta keluarganya," kata Politikus Hanura Inas N Zubir di Jakarta, hari ini.

Kemudian dalam turunan UU TNI, lanjut Inas, yakni Permenhan No. 2/2014 juga menyatakan dengan tegas bahwa pengamanan Presiden adalah segala usaha, pekerjaan, dan tindakan yang dilakukan secara terus menerus atau dalam jangka waktu tertentu, untuk menjaga keamanan dari segala ancaman dan gangguan yang dapat mengganggu ataupun membahayakan keselamatan Presiden dan Wakil Presiden, Mantan Presiden dan Mantan Wakil Presiden beserta keluarganya serta Tamu Negara setingkat Kepala Negara/Kepala Pemerintahan.

"Oleh karena itu maka TNI wajib menindak lanjuti laporan kepolisian
oleh orang-orang tertentu atau kelompok-kelompok tertentu yang patut diduga akan menimbulkan gangguan yang membahayakan keselamatan Presiden," tuturnya. (OL-4)

Baca Juga

Antara

Belum Tentukan Langkah, 75 Pegawai KPK Masih Konsolidasi

👤Tri Subarkah 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 17:35 WIB
Sebelumnya, KPK menyatakan 75 pegawai yang tidak lolos TWK, statusnya tidak dinonaktifkan. Puluhan pegawai diminta menyerahkan tugas kepada...
MI/Adam Dwi

Gus AMI: Waspadai Potensi Klaster Baru Covid-19 di Ancol

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 15:02 WIB
Gus AMI meminta Pemprov DKI tidak membuat standar ganda dalam sebuah...
MI/Fahrullah

Antisipasi Ledakan Covid-19, Gus AMI: Jangan Abai Prokes

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 11:00 WIB
"Kalau lihat angka pergerakan kasus hari tersebut, ini masih cukup mengkhawatirkan jadi jangan pernah lengah sedikitpun. Tetap patuhi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya