Jumat 19 Februari 2021, 22:54 WIB

Kapolri Terbitkan Telegram Hukuman Polisi yang Terlibat Narkoba

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Kapolri Terbitkan Telegram Hukuman Polisi yang Terlibat Narkoba

YouTube Humas Polrestabes Bandung
Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi

 

KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit menerbitkan telegram yang mengintruksikan pencegahan serta penyalahgunaan narkoba anggota polisi.

Surat Telegram bernomor ST/331/II/HUK.7.1/2021 itu ditujukan kepada semua Kapolda di Indonesia.

Telegram tersebut  ditandatangani Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo atas nama Kapolri tertanggal 19 Februari 2021.

Dalam telegram itu, Listyo meminta anggota yang terlibat narkoba dipecat dan dipidana.

"Tidak memberikan toleransi kepada personel yang penyalahgunaan narkoba atau terlibat langsung dalam peredaran narkoba dengan cara memberikan tindakan tegas berupa pemecatan dan pemidanaan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," papar Ferdy atas nama Kapolri dalam telegram.

Surat Telegram itu muncul usai adanya kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewia dan belasan anggotanya.

Listyo meminta kasus tersebut tidak terulang lagi karena menurunkan citra dan wibawa Polri di mata masyarakat.

"Memperkuat aspek pengawasan internal dan pembinaan yang dilakukan oleh atas langsung maupun rekan kerja dalam upaya pencegahan dini penyalahgunaan narkoba berupa kepedulian terhadap anggota yang mulai beperilaku negatif," papar Ferdy.

 

Tak hanya itu, Kapolri juga akan memberikan reward (hadiah) terhadap anggota yang berhasil mengungkap jaringan narkoba yang melibatkan anggota/PNS Polri.

Sebaliknya, jika anggotanya terbuktim menyimpan mengedarkan, mengonsumsi narkoba, dan terlibat jaringan organisasi narkoba, serta memfasilitasi atau menyalahgunakan wewenang dan jabatan dalam membekingi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba akan diberi punishment (hukuman).

Listyo juga akan melaksanakan percepatan untuk segera menerbitkan keputusan PTDH terhadap personel yang sudah diputus berupa rekomendasi PTDH pada sidang KEPP terkait penyalahgunaan narkoba. (OL-8)

 

Baca Juga

dok.123rtf

Berstatus WNA, Penetapan Bupati Sabu Raijua Diminta Dibatalkan

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 24 Februari 2021, 23:53 WIB
MANTAN Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Prof. Jimly Asshiddiqie menegaskan bahwa penetapan Bupati Sabu Raijua NTT, Orient Patriot Riwu Kore...
Antara/Alxander Yada

Usut Korupsi Bansos, KPK Geledah Rumah Politikus PDIP    

👤Dhika Kusuma WInata 🕔Rabu 24 Februari 2021, 23:43 WIB
Nama Ihsan Yunus muncul dalam rekonstruksi kasus bansos yang digelar terbuka...
Antara

DPD Demokrat Desak Pengkhianat Partai Dipecat

👤Ant 🕔Rabu 24 Februari 2021, 23:33 WIB
Pasalnya, ada segelintir kader yang berupaya mengambil alih kepemimpinan partai berkonspirasi bersama pihak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya