Senin 15 Februari 2021, 15:33 WIB

Mahfud MD: Keluarga JK Juga Laporkan Pengkritik ke Polisi

Emir Chairullah | Politik dan Hukum
Mahfud MD: Keluarga JK Juga Laporkan Pengkritik ke Polisi

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Menko Polhukam Mahfud MD

 

MENKO Polhukam Mahfud MD menyindir mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, bahwa  pemerintah tidak bisa menghalangi orang untuk melaporkan dugaan pidana ke pihak kepolisian atas kritik yang disampaikan. Ia bahkan mencontohkan keluarga JK juga sempat melaporkan Ferdinand Hutahean karena dianggap melakukan fitnah.

Menurut Mahfud, pemerintah tak bisa melarang orang melapor ke polisi. Ia lantas mencontohkan laporan polisi yang dilayangkan keluarga Kalla karena dianggap melakukan fitnah.

"Bahkan juga keluarga Pak JK melapor ke polisi. Siapa itu? Ferdinand Hutahaean dilaporkan ke polisi karena nyebut apa?" ujar Mahfud.

Hal tersebut dikatakannya menanggapi pernyataan Wakil Presiden ke-12, Jusuf Kalla yang mempertanyakan bagaimana caranya agar pengkritik Presiden Jokowi tidak dipanggil polisi.

Baca juga: Mahfud Nilai Pernyataan JK Bikin Masyarakat Bingung

Mahfud kemudian menyebut suasana demokrasi pada zaman pemerintahan Jokowi-JK periode 2014-2019 di mana kritik kepada pemerintah banyak mengalir.

Saat itu, pemerintah harus menghadapi berbagai serangan dari berbagai pihak seperti Saracen, Muslim Cyber Army, dan Piyungan. “Zaman Pak JK itu, kita masih ingat ada misalnya Saracen, Muslim Cyber Army, ada Piyungan yang hampir setiap hari menyerang pemerintah. Ketika mau ditindak orang ribut, ketika tidak ditindak juga orang ribut. Inilah demokrasi," ungkapnya.

Ia mengklaim bahwa pemerintah bersungguh-sungguh terhadap berbagai kritik yang dilakukan. Pemerintah menyerap masukan untuk kemudian dipertimbangkan dalam kebijakan-kebijakan yang diambil.

“Pernyataan Presiden Joko Widodo kalau pemerintah terbuka terhadap kritik menrupakan suatu yang sungguh-sungguh. Itu menjadi sikap dasar,” katanya dalam keterangan persnya, hari ini.

Mahfud juga menilai, pernyataan Kalla tersebut bukan bermaksud setiap kritik yang disampaikan masyarakat kepada pemerintah akan berujung pelaporan. "Konteksnya pernyataan Pak Jusuf Kalla, itu ingin mengatakan sekarang ini kalau ngritik takut dipanggil polisi. Nyatanya juga tidak gitu," ujarnya. (OL-4)

Baca Juga

MI/M. Irfan

Jaksa Eksekusi Uang Penganti Korupsi IM2 Sebesar Rp1,3 Triliun 

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 02 Desember 2021, 19:52 WIB
Gedung IM2 di tanah seluas 24.440 meter persegi yang terletak di Ragunan, Jakarta Selatan menjadi salah satu aset yang...
Ilustrasi

Buron Korupsi Mesin Genset yang Rugikan Negara Rp21 Miliar Ditangkap 

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 02 Desember 2021, 19:35 WIB
im Kejaksaan menangkap Mochtar pada Kamis (2/12) sekira pukul 14.00 WIB di kawasan Menteng, Jakarta...
RRI

Pilih Direksi RRI yang Profesional dan Melek Teknologi 5.0

👤RO/Micom 🕔Kamis 02 Desember 2021, 17:55 WIB
Direktur RRI diharapkan mampu mengaplikasikan dan mengakselerasikan layanan LPP RRI dan informasi publik, mempunyai nilai pendidikan dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya